Suara.com - Pernyataan kontroversi Connie R Bakrie menarik perhatian pengamat politik. Dalam suatu video viral, Connie menyatakan bahwa Prabowo Subianto akan menjabat sebagai Presiden RI dua tahun saja, kemudian masa jabatan presiden akan dilanjutkan Gibran. Pernyataan ini membuat orang-orang ingin tahu siapa Connie R Bakrie ini.
Pernyataan kontroversial tersebut berlangsung saat sosok bernama lengkap Connie Rahakundini Bakrie mengisi acara perbincangan Rosan Roeslani, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto - Gibran. Connie mengatakan apabila Prabowo Subianto memenangkan Pilpres 2024, Prabowo akan menjadi Presiden RI selama dua tahun saja. Sisa jabatan akan diisi oleh Gibran Rakabuming Raka.
Pernyataan tersebut mengundang perhatian pengamat politik, R Haidar Alwi. Menurutnya Connie berusaha mengadu domba Jokowi dengan Prabowo dengan mengeluarkan pernyataan tendensius dan berbahaya tersebut.
Terlepas dari tujuan Connie yang diduga hendak merusak elektabilitas Prabowo-Gibran, berikut informasi profil siapa Connie R Bakrie dikumpulkan dari berbagai sumber.
Dikenal sebagai pengamat militer
Connie dikenal sebagai akademisi, penulis, dan pengamat militer, pertahanan, dan keamanan Indonesia. Ia merilis dua buku Defending Indonesia diterbitkan tahun 2009 dan Pembangunan Kekuatan dan Postur Ideal TNI tahun 2007. Dalam buku tersebut, ia menyampaikan pemikiran-pemikiran tentang pertahanan negara.
Tak hanya Indonesia, pemikiran Connie juga kerap dipakai lembaga dunia. Pemikirannya beberapa kali masuk ke dalam Perumusan Kebijakan DPR Komisi 1 dan DPRD, Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Kementerian Luar Negeri, Wantanas, Lemhanas, Wantimpres, dan Badan Intelijen Negara.
Di luar negeri, Connie menyampaikan pemikiran-pepmikirannya dalam ajang internasional seperti National Defense University (NDU) Washington D.C, Global Security Meeting di Slovakia, ASEM-EU Regional Security Architecture Meetings Centre for Security Policy (CCSP) di Switzerlad. Ia juga tampil di The Delhi Dialogue Meetings, International Slocs Meetings, Milsatcom International Meeting, dan juga di House of Lords, Foreign Commission Office, Departement of Defense & Secret Intelligence Service (M16) Inggris.
Connie ditunjuk sebagai Dewan Pengawas Perhimpunan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pintahanas) dan pernah menjadi Dewan Pakar Partai NasDem. Di tahun 2023, Connie mundur sebagai kader partai Surya Paloh tersebut.
Baca Juga: Connie: Prabowo Subianto No Problem tapi Gibran Big No!
Latar belakang keluarga
Meski ada nama Bakrie di belakang namanya tetapi ia tidak memiliki hubungan keluarga dengan politikus senior Aburizal Bakrie. Orang tua Connie adalah Bakrie Arbie yang merupakan mantan ahli nuklir Indonesia. Ibundanya Ani Sekamingsih berprofesi sebagai penulis, ahli tarot dan fotografer dari Tasikmalaya, Jawa Barat.
Connie pernah menikah dengan Letjen (Purn) Djaja Suparman yang juga diketahui pernah menjabat sebagai Pangkostrad. Connie memiliki tiga orang anak.
Pendidikan dan aktifitas sebagai akademisi
Dari segi pendidikan, Connie menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Indonesia. Ia juga menempuh pendidikan di APCSS Asia Pasific Centre for Security Studies, Hawaii- Fu Xi Kang War Academy, ROC- Chevening Executive Programme for Democracy and Security di Birmingham University, UK.
Sebagai akademisi, Connie mengajar di Sekolah Diplomat Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Sesparlu dan Disparlu). Connie juga menjadi Visiting Lecturer di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara dan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut.
Demikian itu informasi siapa Connie R Bakrie. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Tag
Berita Terkait
-
H-1 Pemilu, Gibran Santai Cek Proyek Strategis di Surakarta
-
Prabowo Kerap Kecakar Usai Kampanye Bareng Ibu-Ibu: Mungkin Mereka Gemas
-
Connie: Prabowo Subianto No Problem tapi Gibran Big No!
-
Kompol Syarif Bandingkan Wanita yang Dibopongnya dengan Mayor Teddy: Kok Agak Laen Ya!
-
Titiek Soeharto Pamer Kemampuan Nyanyi, Fery Farhati dan Siti Atikoh Gak Mau Ikutan?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis