Suara.com - Komedian Alfiansyah Bustami alias Komeng memperoleh raihan suara tertinggi sementara dalam pemilihan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dapil Jawa Barat berdasar hasil hitung nyata atau real count KPU RI. Data per Kamis (15/2/2024) pukul 08.00 WIB, Komeng telah mengantongi 8,16 persen atau 180.817 suara.
Menariknya, Komeng menempati perolehan suara tertinggi dari 53 calon lainnya, seperti dikutip dari data sementara real count di situs resmi KPU. Sejauh ini data yang masuk ke KPU melalui laporan KPPS mencapai 44.497 TPS dari 140.457 TPS di Jabar alias sudah 31,68 persen suara yang terinput.
Komeng maju sebagai calon legislatif (caleg) DPD RI dapil Jawa Barat di Pemilu 2024 dengan nomor urut 10. Komedian 53 tahun itu maju secara independen alias tanpa partai.
Pada hari pencoblosan Rabu (14/2/2024) kemarin, Komeng pun viral menyusul ramai unggahan banyak warga Jawa Barat yang menunjukkan foto komedian itu dengan pose nyeleneh dan ekspresi kocak di surat suara. Lantas berapa gaji Komeng jika menang jadi anggota DPD? Simak penjelasan berikut ini.
Gaji DPD
DPD RI adalah lembaga tinggi negara Indonesia yang anggotanya merupakan perwakilan dari setiap provinsi yang dipilih lewat pemilu. DPD RI merupakan majelis tinggi dalam lembaga legislatif.
Sama-sama duduk di Senayan, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) punya kewenangan berbeda. DPD tidak memiliki kewenangan langsung untuk menetapkan undang-undang, namun bertugas memberi masukan dalam bentuk rancangan undang-undang.
Tugas utama DPD, yakni mengajukan rancangan undang-undang (RUU) pada DPR dan turut membahasnya. Setelah produk legislasi itu disahkan, anggota DPD wajib mengawal pelaksanaan Undang-Undang di lapangan.
Kemudian, DPD akan mengkaji hasil pengawasan sebagai bahan pertimbangan di DPR. Rancangan undang-undang yang diajukan DPD tentu terkait dengan kepentingan daerah seperti otonomi, pemekaran wilayah hingga pengelolaan sumber daya daerah.
Beban kerja yang dipikul anggota DPD, idealnya diberi upah yang layak agar tidak terjadi ketimpangan berlebihan. Berikut rincian gaji dan tunjangan Ketua dan Anggota DPD tahun 2016 yang diterima per tahun.
Baca Juga: Punya 2 Pesaing Ketat, Komeng Tetap Unggul Suara Tanpa Baliho di Jawa Barat
- Gaji dan tunjangan Ketua DPD: Rp62.881.900
- Gaji dan tunjangan Wakil Ketua DPD: Rp57.558.850
- Gaji dan tunjangan Ketua Alat Kelengkapan DPD: Rp74.528.200
- Gaji dan tunjangan Ketua Alat Kelengkapan DPD: Rp73.084.050
- Gaji dan tunjangan Anggota DPD: Rp71.532.800
Dalam pemilu 2024 ini, jumlah calon DPD untuk dapil Jawa Barat berjumlah 54 orang yang terdiri dari calon laki-laki sebanyak 43 orang dan 11 orang perempuan. Salah satu dari 54 orang itu adalah Komeng dengan nomor urut 10.
Alasan Komeng Daftar Caleg DPD
Komeng sempat mengungkap alasan utamanya maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPD RI karena Indonesia tidak mempunyai hari komedi. Padahal Komeng mengaku sudah mengajukan usulan itu pada DPR RI.
"Yang saya kesal tuh, kok saya mengajukan hari komedi, nggak bisa-bisa, ke DPR sudah. Tapi kata DPR, itu yang menentukan (adanya hari komedi adalah) eksekutif," ungkap Komeng pada Rabu (14/2/2024).
"Coba itu lihat, hari film ada, hari musik ada, (tapi) hari komedi enggak ada. Ke DPR sudah datang dua kali," sambung dia.
Dikarenakan usulan dari para pelawak Indonesia yang duduk di kursi legislatif tidak pernah lolos, rasa ingin tahu Komeng tiba-tiba muncul. Dia pun akhirnya daftar jadi caleg DPD.
Berita Terkait
-
Ngakak! Caleg Bagi Amplop ke Warga, Isinya Ancaman Dilaknat Allah Jika Ingkar Janji
-
Punya 2 Pesaing Ketat, Komeng Tetap Unggul Suara Tanpa Baliho di Jawa Barat
-
Kemarin Jadi Duta Olahraga, Komeng Kini Berpeluang Menang Pemilihan DPD RI
-
Raih Suara Terbanyak, Terungkap Asal Mula Nama Komeng yang Berhasil Saingi Jihan Fahira
-
Pelawak Komeng Paling Unggul di DPD Jabar, Kalau Terpilih Kerjanya Apa?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
7 Foundation Full Coverage Anti Crack, Makeup Tetap Mulus Meski Berkeringat
-
Powder Blush vs Liquid Blush: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?
-
5 Lip Tint yang Stain-nya Tahan Lama, Murah dan Tak Bikin Bibir Kering
-
5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
-
UNIQLO x Cecilie Bahnsen Debut di Indonesia, Koleksi Feminin Romantis Siap Jadi Statement Daily Wear
-
Literasi Keuangan Jadi Kunci Perempuan Lebih Percaya Diri Kelola Bisnis
-
Sepeda Hybrid Cocok Buat Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik dengan Harga Bersahabat
-
Sepatu Salomon Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah untuk Hiking dan Aktivitas Outdoor
-
Mendekati Usia 30? Ini Cara Simpel Jaga Elastisitas Kulit Biar Tetap Kencang dan Glowing
-
Siapa Ayah Sambung Syifa Hadju? Ini Profil Andre Ariyantho yang Jadi Sorotan