Suara.com - Bulan suci Ramadhan menjadi momen penting bagi seluruh umat Islam. Selama satu bulan Ramadhan itu seluruh muslim di dunia wajib menjalankan ibadah puasa. Akan tetapi, ada pula kelompok umat muslim tertentu yang tidak wajib puasa saat bulan Ramadhan karena mengalamu kondisi tertentu.
Pendakwah Habib Jafar mengatakan, beberapa orang tersebut bahkan bisa jadi diharamkan berpuasa di bulan Ramadhan akibat kondisinya. Karenanya, bagi umat muslim yamg sedang berpuasa juga perlu menghormati orang-orang yang tidak berpuasa itu.
"Dalam konteks di bulan Ramadhan saat kita berpuasa, orang-orang yang memang wajib tidak berpuasa, kita sangat hormati mereka tidak berpuasa. Dan itu tidak hanya non muslim, banyak non muslim yang wajib gak berpuasa," kata Habib Ja'far saat podcast dengan Onadio Leonardo dalam konten Log In di YouTube Deddy Corbuzier.
Habib Jafar menambahkan, kelompok muslim yang wajib tidak berpuasa Ramadhan itu justru bisa jadi berdosa apabila memaksakan dirinya tetap melakukan puasa.
"Contohnya siapa? Perempuan yang haid, mereka tidak boleh berpuasa. Kemudian anak kecil, orang sakit, orang dalam perjalanan, dan itu jumlahnya banyak," imbuhnya.
Dalam syariat Islam memang ada sejumlah syarat sah berpuasa. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zakky Mubarak menjelaskan, bagi mereka yang diwajibkan melaksanakan puasa Ramadhan harus memenuhi syarat sah sebagai berikut:
1. Beragama Islam
Orang yang tidak beragama Islam tidak diwajibkan puasa. Bila ia masuk Islam, maka tidak wajib mengqadha puasanya yang telah lalu, karena setiap orang yang masuk Islam diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
2. Berakal
Baca Juga: Kumpulan Quotes Menyambut Ramadhan 2024, Penuh Doa dan Harapan Baik
Orang yang terganggu akalnya, atau gila tidak wajib berpuasa.
3. Baligh atau dewasa
Dikytip dari NU Online, KH Zakky menyebutkan usia baligh sekitar berumur lima belas tahun ke atas. Atau sudah menstruasi bagi anak perempuan dan mimpi basah sebagai tanda baligh bagi anak laki-laki, meskipun usianya belum mencapai umur lima belas tahun. Anak yang belum baligh, tidak wajib berpuasa. Namun bila anak itu telah mumayyiz (bisa membedakan yang baik dan yang buruk) kemudian ia melaksanakan puasa, maka puasanya sah.
4. Mampu Berpuasa
Mereka yang tidak mampu berpuasa, karena sudah sangat tua, sakit dan sebagainya, tidak wajib berpuasa, kewajiban itu diganti dengan membayar fidyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
Terkini
-
5 Sabun Cuci Muka dangan Alpha Arbutin yang Efektif Mencerahkan Wajah
-
5 Rekomendasi Lipstik Waterproof untuk Lari, Tahan Air dan Keringat
-
Kulit Lagi Breakout? Ini 6 Moisturizer yang Bisa Perbaiki Skin Barrier Kamu
-
9 Serum Terbaik Kombinasi Tranexamic Acid dan Niacinamide untuk Samarkan Dark Spot Usia 40 Tahun
-
6 Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil, Bikin Kulit Tetap Glowing Tanpa Khawatir
-
Ramalan Shio 29 November 2025, Ini 6 Shio yang Penuh Keberuntungan
-
Penyebab Banjir Sumatera, Cuaca Ekstrem atau Eksploitasi Alam Berlebihan?
-
7 Tumbler Awet Panas Dingin selain TUKU, Harga Murah Kualitasnya Teruji
-
Menilik Harga Hampers Ulang Tahun Rayyanza, Isinya Bikin Tamu Undangan Terkejut
-
5 Moisturizer dengan Ceramide untuk Menjaga Skin Barrier, Mulai Rp40 Ribuan