Suara.com - Kapten (Purn) Agustinus Susanto membongkar tabiat asli Prabowo Subianto. Mantan ajudan Prabowo Subianto yang pernah bertugas sejak 1985 itu sampai menangis tersedu-sedu saat menceritakan hal tersebut di hadapan Deddy Corbuzier.
Mengutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Selasa (5/3/2024), Agustinus menceritakan pengalaman pribadinya ketika mengalami kecelakaan saat melakukan terjun payung. Ia mengungkap bagaimana sikap mantan komandannya usai insiden tersebut.
Diceritakan bila Prabowo Subianto sempat menjenguknya di rumah sakit selepas kejadian dirinya mengalami kecelakaan saat terjun payung. Menteri Pertahanan itu bahkan menawarinya untuk melakukan pengobatan di luar negeri.
"Tiga hari kemudian Pak Prabowo menemui saya, posisi saya sudah di rumah sakit. Tangan saya diikat, kaki saya diikat. Saya dipasang kateter. Pak Prabowo tanya, dijelaskan sama dokter kenapa harus diikat, dokter menyampaikan bahwa barang kali ada pendarahan di dalam," ujar Agustinus.
"Nah, Pak Prabowo tanya sama saya 'Apa yang kamu rasakan Gus?'. Saya bilang 'Enggak papa Pak'. 'Kalau rumah sakit di Indonesia enggak bisa, nanti kamu saya rujuk ke luar negeri', saya bilang 'Enggak Pak, saya enggak papa'," lanjutnya.
Purnawiran TNI ini lantas menceritakan momen ketika Prabowo Subianto memijat badannya. Ia mengaku begitu sedih bila mengingat-ingat peristiwa tersebut. Pasalnya, saat itu Prabowo Subianto adalah komandannya.
"Yang saya sedih sekali sampai sekarang itu beliau pijatin saya, padahal saya tahu beliau komandan saya, kan enggak mungkin melakukan itu kepada saya. Makanya ketika banyak orang mengatakan Pak Prabowo itu jahat, Pak Prabowo itu arogan saya enggak bisa terima," beber Agustinus.
"Sebenarnya saya enggak mau menceritakan ini, karena membuat saya sedih. Mudah-mudahan beliau selalu sehat. Saya tidak butuh pengakuan, tapi yang pasti setidak-tidaknya masyarakat Indonesia tahu bahwa bagaimana kebaikan Pak Prabowo terhadap semua orang, terlebih-lebih kepada saya," pungkasnya.
Baca Juga: Pesan Khusus Gus Miftah untuk Capres Gagal, Sindir Anies dan Ganjar?
Berita Terkait
-
Pesan Khusus Gus Miftah untuk Capres Gagal, Sindir Anies dan Ganjar?
-
Ngaku Tak Pernah Berseteru dengan Jokowi, Video Prabowo Sindir Habis Ayah Gibran saat Pemilu 2019 Viral Lagi
-
Rosan Ungkap Pihak 01 dan 03 Sudah Ucapkan Selamat ke Prabowo
-
Intip Penampakan Rumah Lantai Dua Gibran, Ganjar Pranowo Pernah Sowan ke Sini
-
Beda Jurusan Kuliah Siti Atikoh vs Titiek Soeharto: Sama-sama Punya Privilege Bukan Keturunan Sembarangan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula