Suara.com - Saat berpuasa, banyak hal-hal yang dilakukan dapat menjadi ibadah dan mendapatkan pahala dari Allah SWT, salah satunya tidur. Dengan tidur, dipercaya dapat menjauhkan diri dari segala perbuatan maksiat.
Oleh sebab itu, saat bulan Ramadan beberapa orang memilih menghabiskan waktunya untuk tidur agar tidak melakukan perbuatan maksiat dan puasanya berjalan dengan lancar. Di sisi lain, hal ini juga kerap menjadi pertanyaan bagaimana jika seseorang tertidur terus hingga waktu Maghrib tiba?
Menanggapi hal tersebut, Buya Yahya mengatakan, tidur hingga waktu Magrib merupakan hal yang tidak membatalkan puasa. Jika seseorang tertidur dari sahur hingga waktu berbuka, maka puasanya tetap sah.
“Kalau hukum tidur habis sahur tidur lalu bangun-bangun Isya puasanya adalah sah, ini hilang akal yang tidak batal puasa,” kata Buya Yahya dalam video di kanal Youtube Al-Bahjah TV, empat tahun lalu.
Meski puasanya tetap sah, orang tersebut tetap mendapatkan dosa karena tidak menjalankan sholat wajib. Oleh sebab itu, orang yang ketiduran sehingga melewatkan sholat wajib ini harus bertaubat dan menjalankan qada.
“Sholatnya gimana? Ya dosa, karena terlihat nentengin sholat. Kerbau saja tidak bisa tidur sebanyak itu kok. Jadi harus bertaubat dan harus mengqada karena dosa,” sambung Buya Yahya.
Alasan lain hal ini juga dosa karena sebenarnya sosok tersebut dapat menggunakan alarm atau meminta orang lain membangunkannya. Hal itu membuatnya bisa terbangun dan menjalankan ibadah sholat. Namun, jika terlewat hingga Maghrib tiba, itu sama saja menganggap enteng sholat dan dosa kepada Allah SWT.
“Makanya kalau hobi tidur harus cari orang minta bangunin. Jadi kalau udah niat sebenarnya bisa bangun, pokoknya waktu adzan bangunin makanya itu pasti bangun. jadi jangan nentengin urusan sholat,” tegasnya.
Dengan demikian, tidur hingga waktu Maghrib tiba akan membuat puasa tidak batal. Namun, hal ini membuatnya mendapat dosa karena tidak menjalankan ibadah sholat wajib. Terkait yang membatalkan puasa sendiri bisa terjadi karena faktor adanya gangguan akal atau gila.
Baca Juga: Habib Ja'far Jelaskan Cara Menelan Ludah yang Bisa Membatalkan Puasa, Wajib Tahu Sebelum Ramadan!
Kondisi lain juga bisa membuat batal yakni pingsan, ayan, hingga koma sampai waktu berbuka tiba. Kondisi ini membuat puasa menjadi batal. Namun, jika seseorang yang pingsan sempat sadar sebelum waktu berbuka tiba, maka puasanya tetap sah.
“Orang kalau gila batal puasanya. Lalu pingsan, ayan, koma, kalau misalnya penuh maka dianggap batal puasanya Jika pingsan kemudian sadar waktu saat buka, maka pingsan ini membatalkan puasa. Tapi u pingsan lalu sempat sadar walaupun sebentar maka puasanya dianggap sah,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah
-
Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda
-
LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli
-
BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah Terdampak Gempa NTT