Suara.com - Sosok Erina Gudono dan Siti Atikoh sibuk dibandingkan netizen mengingat keduanya perempuan berpendidikan tinggi dan memiliki karier cemerlang. Kalau dari sisi gaji, istri Ganjar Pranowo vs istri Kaesang Pangarep lebih besar siapa ya?
Lantaran nama Kaesang Pangarep masuk sebagai salah satu bursa Pilkada Sleman, tidak sedikit netizen yang membandingkannya dengan beberapa nama pemimpin tersohor, termasuk mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Perbandingan ini bukan hanya dari sisi kepemimpinan, tapi juga kesuksesan pasangannya yakni istri Kaesang, Erina Gudono yang berniat melanjutkan pendidikan S dan mengaku diterima di Columbia University, Amerika Serikat.
Sedangkan istri Ganjar, Siti Atikoh telah lebih dulu sukses meraih gelar master S2 melalui program beasiswa jurusan Kebijakan Publik di Universitas Tokyo, Jepang.
Nah, berikut ini perbandingan gaji Siti Atikoh vs Erina Gudono sebagai eprempuan berpendidikan, dirangkum suara.com, Jumat (8/3/2024).
Gaji Erina Gudono di JP Morgan
Dilihat dari profil Linkedin pribadinya, Erina Gudono rupanya memiliki sejumlah pengalaman kerja di kantor-kantor ternama, seperti Tokopedia, XL, hingga BCA.
Pada profilnya, Erina Gudono menulis masih menjadi Asia Analyst di J.P. Morgan sejak Agustus 2021. Erina Gudono sendiri memang memiliki latar belakang pendidikan manajemen bisnis.
J.P. Morgan disebut-sebut sebagai perusahaan pemimpin global dalam layanan keuangan.
Sebagai analis di bank investasi, tugas Erina melakukan analisa dan riset mendalam tentang performa perusahaan dan kondisi pasar. Informasi itu digunakan oleh pengelola dana investasi, pedagang dan pialang saham untuk membuat keputusan tentang investasi.
Sempat beredar kabar kalau gaji analis tahun pertama di J.P. Morgan mendapatkan 100.000 dollar AS atau sekitar Rp 1,5 miliar per tahun. Sehingga jika diestimasikan gaji Erina Gudono per bulan diperkirakan mencapai Rp 125 juta.
Hanya saja, tidak disebutkan apakah gaji tersebut rata untuk seluruh analis J.P. Morgan di setiap kantor cabang atau tidak.
Gaji Siti Atikoh sebelum menikah
Siti Atikoh diketahui mempunyai karier yang mentereng sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sebelum kemudian memutuskan untuk pensiun dini.
Ia bahkan sempat menduduki jabatan sebagai ASN Golongan IV di Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Jabatan tersebut diembannya pada saat suaminya masih menduduki jabatan sebagai Anggota DPR RI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review
-
Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H
-
4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan
-
Niat Puasa Tasua dan Asyura 9-10 Muharram Lengkap Arab, Latin, Arti serta Keutamaannya
-
Label Poliester Daur Ulang Terlihat Ramah Lingkungan, tetapi Apakah Benar Berkelanjutan?
-
Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Apa Saja? Ini 3 Varian dan Fungsinya
-
4 Sepatu Kanky yang Versatile, Pilihan Terbaik Buat Jalan Kaki Jauh hingga Daily Run
-
4 Parfum Lokal Aroma Kelapa yang Bikin Ketagihan, Wanginya Lembut dan Tahan Lama
-
Genset 1000 Watt Bisa untuk Apa Saja? Ini 3 Pilihan dan Harganya
-
Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia