Suara.com - Kementerian Agama mengeluarkan aturan soal penggunaan speaker masjid atau musala selama Ramadhan 2024. Hal ini lantas menuai komentar dari Gus Miftah. Pendakwah kondang itu mengkritik aturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama.
"Kok sekarang ini malah ada imbauan orang tadarus tidak boleh pakai speaker. Otak saya itu tidak nalar. Sekarang ini Sidoarjo mengadakan dangdutan sampai jam 1 tidak ada yang melarang," kata Gus Miftah dikutip dari video yang diunggah akun X @/FirzaHusainID pada Rabu (13/3/2024).
Kritik yang dilontarkan oleh Gus Miftah ini kembali mendapat respons dari Kementerian Agama. Juru Bicara Kementerian Agama, Anna Hasbie justru menyebut Gus Miftah asal bunyi atau gagal paham dengan aturan yang telah dikeluarkan oleh pihaknya.
"Karena asbun dan tidak paham apa yang disampaikan juga serampangan dan tidak tepat," ujar Anna membalas kritik Gus Miftah.
Sehubung dengan hebohnya perdebatan antara Gus Miftah dengan Kementerian Agama soal aturan speaker masjid saat Ramadhan, berikut adalah penjelasan adem Buya Yahya mengenai adab penggunaan pengeras suara masjid, dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.
"Masalah mengangkat syiar, menyuarakan Al Quran di waktu yang layak di bawah jam 10.00 malam, di masjid-masjid ada suara azan, kemudian salat berjemaah suara dikumandangkan itu hal yang wajar saja. Apalagi ini di lingkungan kaum muslimin, tidak dianggap sebagai menganggu," kata Buya Yahya.
"Bahkan kelak ada orang baca Al Quran lewat mikrofon itu tidak menganggu, kecuali mikrofonnya ditaruh di depan kuping kita. Sekarang Buya pengin tanya, siapa yang merasa terganggu dengan bacaan Al Quran, yang dibaca dengan wajar bukan jerit-jerit, tidak ada yang merasa terganggu," imbuhnya.
Buya Yahya lantas menyinggung soal pihak merasa terganggu dengan suara azan hingga mengaji di jam yang masih wajar, yaitu orang-orang yang memiliki rasa benci. Ia menegaskan bila pengunaan speaker masjid dilakukan di jam normal, maka itu sah-sah saja.
"Yang terganggu adalah orang yang hatinya lagi marahan dengan masjid sebelah, karena sudah dari awal enggak cocok dengan masjid sebelah makanya marah terus, penginnya mencari-cari kesalahan, bisa jadi seperti itu," terang Buya Yahya.
Baca Juga: Balasan Menohok Gus Miftah ke Kemenag Usai Dicap Asbun Gegara Speaker Masjid
"Atau sudah tidak cocok dengan seseorang, biarpun suaranya merdu tetap tidak merdu. Memang disebutkan bahwasanya kalau ada orang baca Al Quran menganggu orng lain tidak diperkenankan,"
"Jadi kadang orang menilai ini dengan berlebihan, suatu ketika pernah ada sebuah masjid tidak boleh di menara dan seterusnya karena takut ganggu yang lainnya, baik. Yang terganggu adalah orang yang dari dasarnya ada kebencian, masalahnya jamnya kan masih wajar-wajar saja," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Apakah Nangis Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Para Ulama
-
Berkumur Saat Wudhu Lalu Tertelan, Batalkah Puasanya? Begini Hukumnya Kata Buya Yahya
-
Balasan Menohok Gus Miftah ke Kemenag Usai Dicap Asbun Gegara Speaker Masjid
-
Sholat Tarawih Rasulullah Berapa Rakaat, 8 atau 20? Buya Yahya Sebut Tidak Ada Riwayat Pasti
-
Tanggapi Teguran Kemenag, Gus Miftah: Saya Tegaskan Tidak Pernah Sebut Surat Edaran
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Mau Mudik Gratis Lebaran 2026? Indogrosir Bagi-Bagi 700 Kursi Bus, Banyak Bonus
-
5 Rekomendasi Cushion yang Tahan 12 Jam: High Coverage, Make Up Awet Seharian
-
Cara Lapor setelah Mengalami Pelecehan Seksual ke SAPA 129, Jangan Diam dan Menyalahkan Diri
-
Mengenal Tradisi Nyekar dalam Pandangan Islam dan Makna Filosofis di Balik Tabur Bunga
-
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
-
Apa Manfaat Air Mawar untuk Kecantikan? Ini 5 Pilihan Murah di Bawah Rp20 Ribu
-
3 Pilihan Toner Wardah untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bantu Atasi Tanda Penuaan
-
Nivea Hijab Run 2026: Ajang Lari Unik yang Mendorong Perempuan Berani Melangkah Penuh Percaya Diri
-
5 Perbedaan Cushion dan Foundation, Mana yang Paling Cocok untuk Kulitmu?
-
Bukan Hanya Akademik! Inilah Cara Sekolah Siapkan Pemimpin Masa Depan Lewat Simulasi Sidang PBB