Suara.com - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur mulai terlihat rampung. Tidak hanya akan jadi pusat pemerintahan, IKN juga disorot untuk memiliki daya tarik wisata. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan konsep wisata di IKN yang tengah disiapkan.
Secara umum, konsep yang diusung berupa desa wisata dan desa kreatif yang berkelanjutan. Serta pariwisata yang mengedepankan kesadaran lingkungan atau ekowisata (ecotourism). Kemenparekraf juga akan menggelar program "Nemuin Komunitas" atau Netas untuk mengajak para komunitas parekraf berpartisipasi dalam pengembangan IKN.
“Kajian sudah dilakukan, ternyata IKN ini parekrafnya mengarah ke sustainable tourism, sustainable seamless travel di mana pariwisata bukan model resort besar, tapi lebih ke arah eco-tourism, glamping. Kami melihat juga tren berwisata dan ekraf di IKN ini juga akan mengacu kepada konsep berkualitas dan berkelanjutan,” kata Sandi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (14/3/2024).
Sandi mengatakan kalau wisata di IKN memang dirancang berbeda dengan kawasan wisata lainnya. Sebab sejalan dengan konsep IKN yang menjadi kota hutan atau forest city yang mengedepankan wisata berkualitas dan berkelanjutan.
Sandi membeberkan beberapa destinasi wisata yang dapat dikunjungi di sekitar IKN ialah Desa Budaya Pampang dengan pemandangan hutan tropis dan rumah adat Lamin. Juga ada Pantai Tanah Merah yang berpasir putih yang dikelilingi pohon cemara.
Desa Wisata lainnya juga ada Mangrove Mentawir yang menawarkan pengalaman menikmati hutan mangrove, Desa Wisata Mahaling serta Goa Tapak Raja yang bernuansa alami dengan dikelilingi pepohonan tropis. Total sebenarnya ada 82 desa wisata di sekitar area IKN.
"Untuk pengembangan pemasaran, kita akan promosikan IKN di wisatawan nusantara karena banyak yang pengen tahu, apa sih IKN itu. Kita nanti akan bantu penyusunan paket wisata termasuk paket desa Wisata Tapak Raja dan wisata berkonsep interconectivity menghubungkan Bali dengan Maratua. Tentunya daerah sangat eksotis untuk wisata bahari," kata Sandi.
Protes Menko Luhut: Rumah Dinas Menteri di IKN Disebut Terlalu Kecil
Berita yang mengejutkan datang dari Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, yang mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap ukuran rumah dinas para menteri di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser, Kalimantan Timur.
Baca Juga: Beda Kelas Rumah Menteri di IKN vs Widya Chandra Jakarta: Intip Penampakannya, Jauh!
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membeberkan hal ini saat diwawancara di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (13/3/2024). Ketika ditanya tentang kemewahan fasilitas rumah menteri di IKN, Basuki menyatakan bahwa fasilitas tersebut sebenarnya biasa saja, hanya terdiri dari kamar tidur, dapur, ruang tamu, dan ruang rapat.
"Enggak (mewah). (Fasilitasnya) ya biasa, kamar tidur, dapur, ruang tamu, ruang rapat," ujar Basuki.
Namun, yang menarik adalah pengakuan Basuki bahwa Menko Luhut sebenarnya tidak puas dengan ukuran rumah di IKN yang dinilainya jauh lebih kecil daripada rumah dinas di Widya Chandra, Jakarta Selatan.
"Lebih Kecil dari ukuran di Widya Chandra. Bahkan Pak Luhut bilang, 'Loh, ini kok kecil?'," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
5 Moisturizer Wardah dengan Tekstur Gel yang Ringan dan Cepat Meresap
-
5 Liptint untuk Anak Sekolah yang Warnanya Natural dan Nyaman Dipakai
-
5 Moisturizer Lokal Alternatif La Mer The Moisturizing Soft Cream untuk Atasi Tanda Penuaan
-
6 Rekomendasi Bedak Tabur Tahan Lama Meski Tanpa Foundation, Wajah Bebas Kilap
-
Achmad Syahri Assidiqi Lulusan Mana? Politisi Gerindra Asyik Merokok dan Main Gim saat Rapat
-
Moisturizer Viva Cocok untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya
-
Umur dan Pendidikan Adela Kanasya, Anak Adies Kadir Dilantik Gantikan Ayahnya di DPR
-
Peneliti Ingatkan Target Konservasi Global 30x30 Perlu Utamakan Hak Masyarakat Lokal
-
OIC Youth Capital Konya 2026 Resmi Dibuka, Astrid Nadya Rizqita Wakili Indonesia
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Kampus Apa? Dapat Beasiswa, Bisa Kuliah dari Penjara