Suara.com - Belakangan ini viral roti milk bun Thailand yang diproduksi kafe dessert 'After You'. Saking viralnya di Indonesia, banyak orang yang ingin mencobanya hingga mereka menggunakan jasa titip atau jastip demi menikmati roti lembut bertabur bubuk susu itu.
Peminat yang membludak memakai jastip pengiriman milk bun Thailand sampai melanggar aturan batas kapasitas bea cukai.
Bea Cukai Soekarno-Hatta bersama BPOM pada Jumat, 8 Maret 2024 lalu memusnahkan 2.564 boks atau setara dengan 1 ton olahan pangan 'after you milk bun' dari Thailand.
Gara-gara kasus penyelundupan milk bun ini, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menerapkan aturan baru soal barang dari luar negeri.
Lantas apa itu Milk Bun yang membuat bea cukai mengeluarkan aturan baru soal barang bawaan? Simak penjelasan berikut ini.
Apa itu Milk Bun?
Milk bun atau roti susu dari Thailand sekilas tampak seperti roti sobek pada umumnya. Hanya saja rotinya diberi taburan bubuk putih di atasnya sehingga tampak seperti salju. Bubuk putih yang ditambahkan di atasnya itu merupakan susu bubuk yang menambah cita rasa gurih, manis, dan unik.
Sensasi susu bubuk inilah yang membuatnya disebut milk bun. Roti satu ini diklaim mempunyai tekstur sangat lembut seperti kapas. Roti ini disebut-sebut adalah adaptasi dari milk bun asal Jepang, Hokaiddo milk bun.
Hanya saja untuk menghasilkan milk bun yang super lembut ini, milk bun viral Thailand dibuat dengan metode tang zhong. Sebagai informasi, metode tang zhong atau water roux biasanya disebut sebagai metode biang atau starter.
Mengutip berbagai sumber, untuk menghasilkan roti yang super empuk dan bisa tahan lama, bahan kering (tepung) dicampur dengan air atau susu dengan perbandingan 1:5. Adonan itu lalu dididihkan dengan api kecil hingga semua larut dan menyatu kental seperti lem kanji. Inilah yang disebut adonan biang.
Kepopuleran milk bun di Indonesia berawal dari review oleh salah satu influencer usai menyantapnya di sebuah kafe di Thailand, yang juga populer, After You. Base alias dasar rotinya sendiri adalah roti susu dengan tambahan isian di dalamnya. Isian di dalamnya itu bisa disesuaikan.
Saking viralnya milk bun di Indonesia, banyak orang berebut jastip ke orang-orang yang sedang liburan ke Bangkok. Mereka bahkan rela membayar mahal untuk mencicip milk bun viral dari Thailand.
Aturan Bea Cukai Terbaru Soal Barang dari Luar Negeri
Gara-gara pemusnahan milk bun 1 ton baru-baru ini, Bea Cukai mengeluarkan aturan baru tentang barang dari luar negeri. Aturan bea cukai terbaru tersebut diberlakukan berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36 tahun 2023 tentang Pengaturan dan Kebijakan Impor.
Aturan itu diundangkan pada 11 Desember 2023, 90 hari setelah diundangkan atau tepatnya pada 10 Maret 2024 peraturan itu resmi diterapkan. Salah satu isi aturan baru tersebut akan mengubah post border menjadi ke border sehingga pengawasan terhadap barang yang dibawa atau diimpor dari luar negeri akan lebih mudah.
Ada 5 jenis barang bawaan penumpang yang dibatasi jumlah muatannya yakni alat elektronik, alas kaki, barang tekstil, tas, dan sepatu. Berikut rincian kuantitas atau jumlah muatan untuk komoditas yang dibatasi itu:
- Alas kaki: 2 pasang per penumpang
- Barang tekstil: 5 buah per penumpang
- Tas: 2 buah per penumpang
- Barang elektronik: 5 unit dengan total maksimal harga 1.500 USD atau setara Rp23.376.825 per penumpang
- Telepon seluler, headset dan komputer tablet: 2 unit per penumpang dalam jangka waktu 1 tahun.
Peraturan terbaru ini tidak hanya berlaku bagi penumpang yang melakukan perjalanan ke luar negeri, tapi juga bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan pulang ke Indonesia.
Meski begitu penumpang bisa saja membawa barang berlebih dari aturan yang telah diterapkan, namun dengan konsekuensi mereka harus membayar bea masuk dan pajak dalam hitungan impor.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Rachel Vennya Pernah Sebut Milk Bun After You Roti Terenak, Kenapa Kini Satu Ton Produky
-
5 Fakta Milk Bun, Roti Thailand yang Jadi 'Biang Kerok' Bawaan Penumpang dari Luar Negeri Harus Dibatasi
-
4 Brand Lokal Milk Bun Mirip After You Rekomendasi Tasyi Athasyia, Lebih Enak dan Murah
-
Ternyata Gampang Banget, Ini Resep dan Cara Membuat Milk Bun ala After You
-
Daftar Bawaan dari Luar Negeri yang Dibatasi, Sepatu Hanya 2 per Penumpang
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra