Suara.com - Cucu-cucu Presiden Joko Widodo alias Jokowi tak luput dari sorotan publik usai gelaran Pemilu 2024. Salah dua yang menjadi perbincangan publik adalah Jan Ethes Srinarendra dan Panembahan Al Nahyan Nasution.
Diketahui, Jan Ethes merupakan putra sulung Gibran Rakabuming Raka yang digadang-gadang akan segera dilantik menjadi wakil presiden. Sementara Al Nahyan adalah anak pertama Bobby Nasution yang dirumorkan akan maju di Pilgub Sumut.
Sama-sama merupakan cucu presiden dan anak pejabat, Jan Ethes dan Al Nahyan kini diketahui sudah duduk di bangku sekolah. Jan Ethes telah masuk SD, sementara itu Al Nahyan baru masuk Playgroup.
Berikut adalah informasi mengenai sekolah Jan Ethes dan Al Nahyan, lengkap dengan estimasi biaya pendidikan keduanya.
Sekolah Jan Ethes
Jan Ethes saat ini diketahui sedang menempuh sekolah di Focus Independent School yang merupakan salah satu sekolah swasta di Solo, Jawa Tengah. Sekolah ini sudah berdiri sejak tahun 2002 silam.
Melansir dari website Focus Independent School, tidak disebutkan secara detail mengenai biaya pendidikan di sini. Namun, mengutip dari sumber lain, pada 2020 biaya pendidikan kelas anak atau pra sekolah sekitar Rp900 ribu per bulan.
Untuk biaya pendidikan setara SD belum ditemukan. Sementara itu, biaya pendidikan untuk SMP di Focus Independent School Solo tahun 2016 adalah sekitar Rp25,8 juta.
Adapun biaya pendidikan senilai puluhan juta tersebut meliputi biaya pendaftaran Rp15 juta, biaya tambahan Rp3 juta, uang sekolah Rp1,8 juta per bulan, biaya tahunan Rp6 juta.
Baca Juga: Tak Kalah Mahal dari SPP, Harga Baju Sekolah Anak Kahiyang Ayu Juga Tembus Belasan Juta
Sekolah Al Nahyan
Al Nahyan kini diketahui sedang bersekolah di Preschool Highscope Medan alias Early Childhood Educational Program (ECEP) yang merupakan salah satu sekolah swasta di Medan.
ECEP Highscope Medan sendiri menyediakan tiga jenis kelas, yakni Toddler to Pre-Kindy (18 bulan-4 tahun), Preschool to Pre-Kindy (2,5-4 tahun), dan Pre-Kindy to Pre Kindy (2,5 tahun).
Ketiga kelas ini sama-sama mematok SPP sebesar Rp6,5 juta untuk 10 minggu pertemuan. Sehingga, kurang lebih biaya SPP yang harus dibayarkan per semester adalah Rp13-19,5 juta per tahun.
Lalu terdapat pula enrollment fee untuk kelas Toddler to Pre-Kindy dan Preschool to Pre-Kindy sebesar Rp12 juta. Sementara kelas Pre-Kindy to Pre-Kindy mematok enrollment fee senilai Rp11 juta.
Selain itu, wali murid juga diharuskan membayar formulir pendaftaran sebesar Rp300 ribu dan deposit sebesar Rp2 juta saat akan mendaftarkan buah hatinya ke Highscope Medan.
Berita Terkait
-
Tak Kalah Mahal dari SPP, Harga Baju Sekolah Anak Kahiyang Ayu Juga Tembus Belasan Juta
-
Cucu Presiden dan Anak Tokoh Nasional, Biaya Sekolah Anak Kahiyang Ayu Sentuh 2 Digit Dalam Setahun
-
Calon Presiden Indonesia 2050 Mirip Munir, Jadi Pesaing Jan Ethes dan Cipung?
-
Cita-cita Jan Ethes Jadi Presiden Gampang Terwujud, "Kita Tahu Bagaimana Rasa Sayang Kakek kepada Cucu Pertamanya"
-
Beda Harga Mainan Gala dan Jan Ethes, Punya Cucu Presiden 10 Kali Lebih Murah
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi