Suara.com - Beberapa waktu lalu sempat viral video seorang anak kecil yang mengaku sebagai ketua umum Partai Anak-anak Seluruh indonesia alias PASI. Sosok ketum PASI itu ialah seorang konten kreator bernama Elzo Anvaya Jaya.
Elzo sempat viral saat membuat video jelang pencoblosan Pilpres 2024. Saat itu, Elzo bersama rekan-rekannya yang masih bocil siap berkoalisi dengan salah satu paslon asalkan mau menuruti program-program mereka.
Tentu saja program yang disodorkan Elzo sebetas permintaan anak-anak kecil. Video Elzo itu sempat viral dan menarik perhatian netizen. Nah, belakangan, wajah Elzo dianggap warganet memiliki kesamaan dengan aktivis HAM Munir.
Baca juga:
"Banyak yang bilang aku mirip sama Munir, kok bisa?" ungkap Elzo di video terbarunya di akun Instagram, seperti dikutip Rabu (20/3).
Dalam video itu, Elzo mengaku tak tahu siapa itu Munir hingga ia pun mencari tahu via Google.
"Karena aku penasaran, aku mencari tahu di Google siapa itu Munir. Wah ternyata pak Munir itu bapak HAM Indonesia, wah keren banget guys" kata Elzo.
Elzo menyebut kalau dihitung-hitung ada sekitar 1000-an komentar dari netizen yang menyebut wajahnya sangat mirip Munir.
"Bahkan ada yang bilang aku reinkarnasi dari Munir. Semoga kecerdasan pak Munir bisa nular ke aku," sambung Elzo.
Baca Juga: Misi Baru dari Willie Salim, Temukan Mio Mirza Langsung Dapat Hadiah Fantastis
Baca juga:
Video unggahan dari Elzo ini pun kembali mendapat banyak komentar dari netizen. Guyonan netizen meminta Elzo untuk tidak mau menerima minuman dari siapapun kelak sudah besar nanti.
"Klo kmna2 bawak minum sendiri dek yaa," komentar salah satu netizen.
Pada bio akun Instagram miliknya, Elzo menuliskan bahwa ia calon presiden Indonesia di 2050. Yang menarik, Elzo juga sempat unggah foto dirinya di kertas suara sebagai calon presiden.
Pada foto tersebut, tampak Elzo bersaing menjadi presiden dengan dua kandidat lainnya, salah satunya ialah cucu Presiden Jokowi yang juga anak dari Gibran Rakabuming Raka, Jan Ethes.
Tak hanya Jan Ethes, di foto unggahan Elzo juga terdapat anak kedua Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Rayanza alias Cipung.
Berita Terkait
-
Misi Baru dari Willie Salim, Temukan Mio Mirza Langsung Dapat Hadiah Fantastis
-
Segera Diumumkan Sebagai Mas Wapres, Gibran Malah Ingatkan Pendukungnya Soal Ini
-
Viral Tes Cosmos Persona untuk Cek Karakter Diri, Begini Cara Mainnya
-
Prabowo Apresiasi Pekerja Proyek IKN, Warganet: Gas Terus Pak, Abaikan 01 dan 03 yang Lagi Ngambek
-
Viral Komika Diduga Bohong Soal Open Donasi, Ini 5 Alasan Tidak Berdonasi di Medsos
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota
-
Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!
-
Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!
-
UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!
-
Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi