Suara.com - Film Kiblat mendapatkan kritik pedas dari Ketua MUI Bidang Dakwah, KH Cholil Nafis. Secara tegas, Cholil menyebut film horor ini harus dilarang dan berhenti diedarkan karena menyinggung agama Islam.
“Saya tak tahu isi filmnya maka belum bisa berkomentar. Tapi gambarnya seram kok, judulnya kiblat ya. Saya buka-buka arti kiblat hanya ka’bah, arah menghadapnya orang-orang salat," papar Cholil Nafis.
"Kalau ini benar sungguh film ini tak pantas diedar dan termasuk kampanye hitam terhadap ajaran agama maka film ini harus diturunkan dan tak boleh tayang,” sambungnya.
Pria tersebut melontarkan kritik ke film yang dibesut oleh Leo Pictures tersebut. Judul Kiblat yang disematkan dalam film ini, kata Cholil, merupakan bentuk mendiskreditkan agama.
Lantas seperti apakah fakta-fakta film kiblat yang dilarang MUI? Benarkah ada kampanye hitam di baliknya?
1. Sinopsis Film Kiblat
Kiblat adalah film horor Indonesia yang dirilis pada tahun 2023. Film ini dibesut oleh seorang sutradara muda berbakat dan menjanjikan, di mana sang sutradara mencoba menghadirkan sesuatu yang berbeda dalam genre horor.
Sinopsis film Kiblat berpusat pada seorang wanita muda yang pindah ke rumah tua di tengah hutan. Tak sendirian, wanita ini pindah bersama suaminya yang sedang sakit.
Namun tak disangka, rumah terpencil itu diyakini mempunyai aura mistis dan dihuni oleh makhluk gaib.
Baca Juga: Bukan Hanya War Takjil, Arie Kriting Ungkap Non Muslim War Makanan Sahur: Pada Doyan Banget
2. Kontroversi Film Kiblat
Sejak dirilis, film ini langsung mendapatkan kritikan tajam karena sejumlah alasan. Pertama, sebagian warganet mengkritik cara film ini memanfaatkan isu-isu keagamaan untuk menciptakan ketegangan dan suasana mencekam.
Sejumlah adegan dalam film Kiblat juga dinilai merendahkan nilai-nilai keagamaan tertentu, yang membuat sebagian penonton merasa tidak nyaman.
3. Dianggap eksplisit dan sadis
Film Kiblat dalam beberapa adegan yang ditunjukkan juga terlihat terlalu eksplisit dan sadis.
Bahkan sejumlah adegan pembunuhan dan kekerasan digambarkan dengan sangat detail. Hal ini membuat sebagian penonton merasa terganggu dan tidak senang dengan penggambaran tersebut.
Berita Terkait
-
Bukan Hanya War Takjil, Arie Kriting Ungkap Non Muslim War Makanan Sahur: Pada Doyan Banget
-
Panen Hujatan, Poster & Trailer Film Kiblat Ditarik dari Peredaran
-
Apakah Boleh Salat Witir Dikerjakan 1 Rakaat? Begini Penjelasan Lengkapnya
-
Lagi Cerai, Nasib Film Ria Ricis bak Bumi dan Langit dengan Debut Teuku Ryan
-
Nikita Mirzani Putus Hubungan dengan Lolly, Bolehkah Dalam Islam?
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat
-
Kamar Kos Gerah? Ini 7 Rekomendasi AC Portable Hemat Listrik, Dinginnya Bikin Betah!
-
Daftar Harga Mesin Cuci 1 Tabung Samsung Bukaan Atas untuk Ibu Rumah Tangga Modern
-
5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg
-
6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung
-
7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika
-
Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah
-
Awal 2026 yang Kelam, Ini Deretan Kepala Daerah dan Pejabat yang Terjaring OTT KPK
-
7 Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan, Rangka Kokoh Kuat Angkat Beban Ratusan Kg