Suara.com - Konflik antara Nirina Zubir dengan mantan Asisten Rumah Tangga (ART) sang ibu, Riri Khasmita kembali memanas. Sebelumnya, Nirina berhasil menang dalam sengketa kepemilikan tanah yang sempat dialihkan oleh Riri secara ilegal.
Namun, Nirina harus kembali menjalani sidang karena Riri menggugat Kepala Kantor Wilayah BPN DKI Jakarta, Alen Saputra terkait hak atas tanah tersebut.
Nirina Zubir menduga bahwa mantan ART ibunya itu sengaja menggugatnya karena dendam telah dijebloskan ke penjara oleh Nirina dan keluarganya.
"Itulah Na (sebutan Nirina kepada dirinya sendiri) bingung kok digugat lagi. Na bilang berani banget kamu ya, pemerintah pun disikat. Kemarin juga ada gugatan ke pihak kepolisian, sekarang malah gugat ke BPN. Kan semua sudah jelas, kami ahli warisnya, mau apa lagi? Udah dong," jelas Nirina saat hadir dalam panggilan PTUN Jakarta pada Selasa (2/4/2024) kemarin.
Nirina yang hadir bersama sang suami, Ernest sempat adu mulut dengan tim kuasa hukum Riri yang dituduhnya sengaja cari panggung. Nirina mengaku dirinya berani karena tim kuasa hukum Riri disebutnya sebagai pembela orang yang salah. Kini, Riri sudah berstatus sebagai tersangka dan divonis kurungan 13 tahun penjara.
Lalu, seperti apa sosok mantan ART ibu Nirina Zubir ini? Simak inilah profil Riri Khasmita selengkapnya.
Profil Riri Khasmita
Nama Riri Khasmita mulai dikenal publik saat Nirina Zubir menyeret namanya ke publik dengan tuduhan kasus mafia tanah atau penggelapan dokumen pertanahan. Penggelapan itu dilakukan Riri bersama suami dengan oknum notaris dengan merebut sertifikat tanah milik ibu Nirina Zubir pada tahun 2017 silam.
Riri sendiri dikenal sebagai salah satu ART yang bekerja dengan ibu Nirina Zubir yang wafat pada tahun 2019 lalu. Riri diakui Nirina dikenal sebagai pribadi yang baik selama bekerja dengan sang ibu. Wanita 42 tahun tersebut juga kerap mendukung Nirina dalam karirnya sebagai pemain film.
Baca Juga: Kronologi Kasus Mafia Tanah yang Menimpa Keluarga Nirina Zubir, Kini Masuk Babak Baru
Riri bahkan beberapa kali diundang bersama sang suami, Endiarto untuk hadir dalam premiere film-film Nirina Zubir. Konflik antara Nirina dan Riri bermula setelah meninggalnya sang ibu. Nirina dan keluarganya mulai mencari tahu soal keberadaan surat-surat kepemilikan dan sertifikat tanah milik sang ibu yang diketahui tersebar di berbagai daerah.
Namun, Nirina menemukan fakta bahwa beberapa sertifikat tanah milik sang ibu sudah digelapkan dan digadaikan Riri ke bank. Hal ini membuat Nirina dan keluarganya murka lantaran Riri sudah tidak bekerja dengan keluarganya sejak beberapa tahun sebelumnya.
Nirina kemudian mendapatkan kabar bahwa Riri menggunakan uang kerugian sebesar Rp17 miliar dari penggadaian surat tanah dan balik nama tanah tersebut untuk membangun bisnis.
Nirina akhirnya melaporkan Riri dan suaminya serta oknum notaris yang diduga membantu Riri dalam menggelapkan sertifikat tanah tersebut ke Polda Metro Jaya pada tahun 2021 lalu.
Setelah hampir dua tahun proses pengembalian sertifikat tanah, Nirina akhirnya menerima kembali sertifikat tanah milik sang ibu atas namanya dan keluarga sebagai ahli waris pada Februari 2024 lalu.
Namun kini, Riri pun mencoba untuk menggugat kembali kasus tersebut dengan tuduhan kecacatan hukum dalam sertifikat tanah yang sudah kembali ke tangan Nirina.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Momen Nirina Zubir Cekcok dengan Pengacara Mantan ART di Pengadilan Viral, Netizen Sampai Ikutan Emosi
-
Kronologi Kasus Mafia Tanah yang Menimpa Keluarga Nirina Zubir, Kini Masuk Babak Baru
-
Lelah Hadapi Sidang Sengketa Tanah, Nirina Zubir Minta eks ART Bertaubat
-
Nirina Zubir Mau Temui Langsung Mantan ART yang Jadi Mafia Tanah Asetnya di Penjara
-
Sempat Adu Mulut, Nirina Zubir Akui Emosi Bertemu Pengacara Mafia Tanah
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
7 Makanan untuk Mengatasi Jerawat, Konsumsi Rutin agar Wajah Kembali Sehat
-
Berapa Harga Air Purifier Mini? Cek 4 Pilihan Ratusan Ribu yang Layak Dicoba
-
5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari
-
Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet
-
Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
-
3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
-
Denim, Gaya Hidup, dan Masa Depan Fashion Berkelanjutan
-
Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif
-
Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli
-
Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui