Suara.com - Ada sesuatu yang unik dalam laga pekan ke-34 BRI Liga 1 2023/2024, saat Persija Jakarta menghadapi PSIS Semarang.
Dua pemain Persija yang merumput adalah pasangan ayah dan anak. Mereka adalah bek Maman Abdurrahman yang tampil bersama putra kandungnya, Muhammad Rafa Raditya Abdurahman.
Momen itu terjadi ketika pertandingan Persija Jakarta vs PSIS Semarang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (30/4/2024).
Maman masuk lapangan pada menit ke-68, menggantikan Olivier Bias. Sementara putranya ikut merumput pada masa injury time.
Peristiwa langka itu lantas menjadi perbincangan hangat di media sosial. Salah satunya dibahas oleh akun X @AlionelMessi_
Dalam unggahannya pada 30 April 2024 lalu, akun itu menyebut duet Maman dan Rafa di lapangan hijau adalah sebuah sejarah baru dalam sepak bola Indonesia.
“SEJARAH BARU tercipta di Liga Indonesia. Bapak - Anak tampil bersama dalam satu tim di kompetisi professional,” tulis akun tersebut, dikutip Rabu (1/5/2024).
Karena itu pula, publik dibuat penasaran dengan sosok ayah dan anak tersebut. Seperti apakah profil Maman Abdurrahman dan Muhammad Rafa Raditya Abdurahman? Berikut ulasannya.
Profil Maman Abdurrahman
Baca Juga: Persija Finis di Peringkat 8 BRI Liga 1 2023-2024, Thomas Doll Akan Bicara soal Masa Depannya Klub
Maman Abdurrahman lair di Jakarta pada 12 Mei 1982. Ia kini merupakan pemain belakang, atau bek klub sepak bola Persija Jakarta.
Di lapangan, performa Maman sangat memukau. Postur tubuhnya terbilang ideal dan memiliki kemampuan berduel yang cukup Tangguh.
Kariernya sepebagi pesepakbola dimulai ketika a membela PS PAM Jaya dan Persijatim di Jakarta.
Beranjak dewasa, Maman memulai kariernya sebagai pesepakbola senior dengan bergabung di Persijatim Solo, selama kurang lebih tiga tahun.
Ia lalu memutuskan untuk pindah ke PSIS Semarang. DI sana kemampuan Maman semakin terasah dan berkembang, sehingga mengguda klub lain untuk meminangnya.
Tak heran, di PSIS ia pernah terpilih menjadi pemain terbaik di liga Indonesia musim 2006. Seiring dengan itu, PSIS juga duduk di peringkat dua Liga Indonesia 2006.
Berita Terkait
-
Profil Rafa Abdurrahman, Anak Maman Abdurrahman Baru Cetak Sejarah Main Bersama Bapaknya saat Persija Kalahkan PSIS
-
Persija Finis di Peringkat 8 BRI Liga 1 2023-2024, Thomas Doll Akan Bicara soal Masa Depannya Klub
-
Thomas Doll Full Senyum Persija Bisa kalahkan PSIS Semarang di Laga Pamungkas BRI Liga 1
-
Gara-gara Persija, PSIS Gagal ke Championship Series, Gilbert Agius Ikhlas
-
Demi Anak, Maman Abdurrahman Tolak Gantung Sepatu Meski Sudah Berusia 41 Tahun
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru