Suara.com - Belakangan, Bea Cukai, lembaga pemerintah yang bertugas mengatur masuknya barang impor ke Indonesia menjadi sorotan publik karena dugaan pemberlakuan pajak yang seringkali dinilai tak masuk akal oleh sejumlah masyarakat.
Penyanyi Cakra Khan bahkan mengaku menjadi salah satu korbannya. Lewat cuitannya di akun X, pelantun 'Kekasih Bayangan' tersebut mengeluhkan permasalahan yang pernah ia alami oleh Bea Cukai sebanyak dua kali.
"Lagi musim nya masalah bea cukai, kemaren-kemaren ke mana aja, gw dah 2 kali," kata dia seperti dikutip di akun @CakraKonta, Sabtu (4/5/2024).
Terbaru, pria 32 tahun itu mengatakan jika dirinya pernah membeli jaket senilai Rp6 juta. Namun, ketika jaket tersebut tiba di Indonesia, ia terkena denda bea masuk yang berkali-kali lipat dari harga aslinya, yakni mencapai Rp21 juta.
Tentu saja Cakra Khan tak bersedia untuk membayar bea masuk tersebut. Ia memilih untuk membiarkan jaket tersebut tertahan di Bea Cukai karena belum bersedia membayar jumlah denda yang diminta.
"Ngapain jaket beli 6jt kudu bayar 21jt. garelo siah," ucapnya.
Namun, ia kemudian dituntut untuk melunasi pembayaran oleh pihak ekspedisi yang bertanggung jawab atas pengiriman jaket tersebut.
"Lawyer FedEx sampai WhatsApp gue, kirim email juga nyuruh bayar. Sampai sekarang aku masih ditagih sama FedEx dan lawyer-nya. Jaketnya pun masih stuck di sana," cerita Cakra Khan.
Cakra Khan juga menyatakan bahwa ia telah mengirimkan semua dokumen yang diperlukan kepada Bea Cukai untuk membuktikan nilai asli dari jaket tersebut.
Baca Juga: Harga Barang Jastip Bakal Mahal, Pemerintah Bebankan Pajak
"Kurang ngerti ada kesalahan input atau nggak. Yang jelas, aku udah lampirin invoice-nya. Tetek bengeknya pun udah jelas aku kirim," tambahnya.
Namum tetap saja ia tak bersedia untuk membayar pajak kelewat tinggi dan merasa terganggu sebab hingga saat ini ia terus dihubungi pihak ekspedisi dan diminta untuk mengajukan banding hingga keberatan.
Tentu saja permasalahan yang diceritakan Cakra Khan menjadi sorotan dan mendapatkan tanggapan tersendiri dari netizen.
"Ga habis pikri ya kenapa masih diterusin aja nih memperlihatkan keborokannya. Belum habis SYL kementan, ini cuke juga ga nampak ujungnya bakal gimana. Lah ditambah lagi ada issue vaksin yng ternyata ada dampak negatif. Woaaaah mau misuh tp dosaaa," ucap @satexxx.
"Apakah mesti harus viral dulu ya a. Kalo gini. Kemaren yg kasus perlatan slb juga udah 2 taun katanya di tahan. Pas viral langsung press confrence dalih nya apalah," tambah @iccxxxx.
"Kita semua dipalak buat memperkaya pejabat2. Kita hnya disuruh nonton gaya hidup hedon mereka! Mau sampai kapan??," tulis @sikoxxxx.
Berita Terkait
-
Mengingatkan Fatimah Zahratunnisa, Kekalahan Garuda Muda Disebut Sengaja Karena Takut Ambil Piala di Bea Cukai
-
Mobilnya Dulu Murah Meriah, Kini Punya Audi: Intip Koleksi Kendaraan Dirjen Bea Cukai Askolani
-
Disorot Kekayaanya, Beda Harta Dirjen Bea Cukai yang Sekarang dan yang Sebelumnya, Selisihnya Dua Kali Lipat
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil
-
Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang
-
Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital