Suara.com - Istri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Iriana Jokowi kedapatan pakai tas mewah impor Rp 100 juta saat umroh bersama anak dan menantunya di Tanah Suci Mekkah. Kenapa ya orang suka pakai barang mewah?
Potret kebersamaan Iriana Jokowi dengan menantu, anak dan cucunya ini dibagikan Erina Gudono di Instagram story pribadinya, dilihat suara.com, Sabtu (4/5/2024). Tampak Iriana Gudono memancarkan aura kebersamaan saat pergi ke baitullah.
Iriana tampak bersahaja mengenakan gamis putih dipadukan hijab segi empat putih gading, lengkap dengan sunglasses untuk menghalau teriknya sinar matahari di Timur Tengah. Tidak hanya itu, Iriana juga tampak lebih nyaman mengenakan sneakers karena harus berjalan dari hotel menuju Masjidil Haram.
Namun yang menjadi perhatian, tampak Iriana Jokowi mengenakan tas sling bag hitam dengan desain klasik yang memancarkan kemewahan. Menurut situs Sothbeys, tas ini merupakan keluaran brand Chanel jenis Black Part Quilted Caviar Large Fligree Vanity Case Aged Dold Hardware.
Tas berwarna hitam ini memiliki desain klasik dengan bentuk kotak yang menggemaskan. Item fashion ini juga memiliki detail tali rantai berwarna emas. Tas ini dijual dengan Harga 6.300 dolar atau setara Rp 100 juta.
Sementara itu, alih-alih pergi umroh Bersama Presiden Jokowi, Iriana memilih pergi Bersama anak kedua, Kahiyang Ayu dan anak terakhirnya Kaesang Pangarep Bersama menantunya Erina Gudono.
Sayang dalam momen ibadah ibu, tidak dilengkapi kehadiran Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda yang sedang disibukan dengan aktivitasnya sebagai Walikota Solo sekaligus Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029.
Alasan orang membeli barang mewah
Meski Presiden Joko Widodo cukup gencar meminta masyarakat membeli produk lokal, tapi masih banyak masyarakat yang tetap pilih membeli barang mewah impor dengan fantastis. Adapun berikut ini beberapa alasannya:
Baca Juga: Beda Gaya Iriana Jokowi dan Erina Gudono Saat Umrah, Ada yang Rajin Pakai Barang Branded
1. Status dan prestise
Barang mewah seringkali dianggap sebagai simbol status sosial dan prestise. Memiliki barang mewah dapat memberikan perasaan kebanggaan dan pengakuan dari orang lain dalam lingkungan sosial tertentu.
2. Kualitas dan keunggulan
Barang mewah sering dikaitkan dengan kualitas yang superior, bahan berkualitas tinggi, dan desain yang eksklusif. Orang memilih barang mewah karena mereka percaya bahwa produk tersebut memiliki nilai dan keunggulan yang lebih tinggi daripada produk biasa.
3. Pengalaman mewah
Membeli barang mewah dapat memberikan pengalaman yang istimewa dan mewah. Mulai dari layanan pelanggan yang superior, kemasan yang mewah, hingga penggunaan produk yang memberikan rasa kenyamanan dan kepuasan tertentu.
Berita Terkait
-
Serba Impor, Topi dan Baju Panembahan Al Nahyan Cucu Jokowi saat Umroh Setara 4 Kali Lipat UMR Solo!
-
Bukan Cuma Kahiyang Ayu dan Erina Gudono, Outfit Branded Panembahan Al Nahyan Saat Umroh Juga Bikin Salfok
-
Nonton Konser Bruno Mars Bareng Mahalini, Rizky Febian Pakai Tas Mewah Setara 6 Kali UMR Bali!
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri