"Waktu malam Tergugat banyak di luar, terlebih main bola hingga larut, yang dimana posisi Penggugat sedang masa menyusui sangat butuh support suami" isi alasan gugatan Ricis soal kelakuan Ryan.
Susah diajak berkomunikasi
Sejak Ria Ricis hamil hingga membesarkan anak semata wayangnya, Moana, ia mengaku bahwa Teuku Ryan sulit diajak komunikasi dan sering menolak untuk diajak ngobrol.
"Penggugat dan Tergugat kurang komunikasi. Ketika malam hari Penggugat meminta bercerita atau berbincang, Tergugat menjawab, “mau ngobrol apa? cerita apa? kan tiap hari sama-sama”, Penggugat merasa tidak ada teman bicara"
Ricis sebut Ryan minim inisiatif dan mudah tersinggung
Selama pernikahannya, Ricis merasa Ryan tidak bisa diandalkan dan minim inisiatif. Ryan juga disebut kerap tersinggung karena menganggap Ricis sering menyuruh-nyuruhnya.
"Tergugat sebagai laki-laki minim inisiatif, pasif dalam banyak hal dan sulit diandalkan. Sebagai istri, Penggugat meminta pertolongan pada Tergugat, namun Tergugat malah menganggap Penggugat menyuruh-nyuruh sehingga Tergugat merasa seperti Asisten Rumah Tangga. Tergugat beralasan seharusnya adalah asisten dan manajer Penggugat yang membantu Penggugat"
Tak adil memberikan perhatian ke istri dan orang tua
Setelah melahirkan, Ricis merasa konflik rumah tangganya semakin rumit. Bahkan, ia menyebut bahwa Ryan tidak adil dalam memberikan perhatian kepada dirinya dan sang anak karena orang tua Ryan sedang berada di Jakarta.
Baca Juga: Beda Besaran Nafkah yang Dikeluarkan Ruben Onsu dengan Teuku Ryan, Siapa Paling Royal ke Keluarga?
"Sepanjang setelah melahirkan dan menyusui minim komunikasi bahkan hampir tidak pernah ditanya kondisi dan keluh kesah Penggugat sebagai ibu baru. Karena sejak lahiran sampai usia ANAK I hampir 2 (dua) bulan, orang tua Tergugat berada di rumah Kebagusan untuk menengok cucunya, dan perhatian Tergugat terbagi antara anak dan orang tuanya, sehingga Penggugat merasa tersisihkan".
Sulit memiliki waktu berdua
Tindakan buruk Ryan selama pernikahannya juga terjadi ketika Ricis kerap meminta waktunya untuk makan bersama dengannya di rumah untuk memperbaiki komunikasi. Namun, Ryan kerap menolak permintaan tersebut dan memilih untuk makan bersama karyawannya.
"Bukti minimnya komunikasi antara Penggugat dengan Tergugat adalah Penggugat sampai harus meminta bantuan sepupu Tergugat dan Diki (mantan karyawan Penggugat) untuk menyampaikan apa yang Penggugat rasakan. Sulit mendapatkan waktu makan berdua. Mau makan durian, tapi Tergugat lebih memilih makan bersama karyawan"
Ryan kerap serang Ricis secara verbal setiap cekcok
Setiap konflik yang dihadapi keduanya, Ricis mengaku dirinya sering diserang sang mantan suami secara verbal yang membuatnya sakit hati.
"Setiap cekcok, Tergugat selalu mengatakan, “aku tau kamu benci sama ibuku”, itu yang membuat Penggugat terluka. Penggugat berusaha mengikuti apa yang Tergugat lakukan, karena Penggugat berkaca pada sikap Tergugat. Tapi Tergugat selalu marah jika Penggugat melakukan atau berkata demikian. Tergugat tidak terima dan mengatakan bahwa “saya yang ikutin kamu.” “kamu jadi istri yang baik, aku bisa jadi suami yang baik buat kamu”. Sementara menurut Penggugat justru Tergugat sebagai suami dan pemimpin rumah tangga yang sepatutnya Penggugat ikuti/tirukan sikap dan perbuatannya, bukan sebaliknya".
Cueki Ricis karena tidak punya uang
Meskipun sering menerima tawaran pekerjaan di sinetron maupun brand, namun Ricis mengaku sang suami pernah mengungkap bahwa dirinya tak punya uang. Bahkan, Ricis pernah dicueki sang mantan suami selama satu minggu karena Ryan mengaku tak punya uang.
"Tergugat juga pernah mendiamkan Penggugat kurang lebih sampai satu minggu dengan alasan tidak punya uang, sampai akhirnya Penggugat berinisiatif mentransfer uang untuk Tergugat sebesar Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) melalui SAKSI II untuk diteruskan kepada Tergugat dengan alasan uang kerjaan dari brand, yang kemudian Tergugat berubah sikapnya menjadi baik kepada Penggugat"
Sebut Ricis istri durhaka dan curhat ke followers
Kisruh rumah tangga Ryan dan Ricis pun semakin memuncak lantaran Ryan kerap melukai hati Ricis dengan perkataannya. Bukan hanya itu, Ryan pun sempat menyebut sang anak, Moana mendapatkan pola asuh yang salah dan curhat ke pengikutnya di Instagram.
"Tergugat menyerang Penggugat mengenai pola asuh ke anak yang menurut Tergugat kurang baik. Tergugat curhat ke followers media sosial dan mengatakan, “semoga ANAK I besar ga kaya ibunya”. juga menceritakan keburukan-keburukan dengan berkomentar merendahkan sholat dan ibadah Penggugat.”
Komentari fisik dan dinilai rendahkan Ria Ricis
Kisruh rumah tangga Ricis pun sempat membuatnya stress dan berniat untuk melakukan implan payudara karena fisiknya direndahkan oleh sang mantan suami.
"Penggugat merasa dirinya buruk, hina, tidak diinginkan dan tertekan secara psikis setelah melahirkan karena tidak mendapatkan kasih sayang dan nafkah batin dari Tergugat selaku suaminya, hingga berpikir ingin mengubah bentuk payudara (operasi implan) agar Tergugat tertarik lagi dengan Penggugat, karena sebelumnya Tergugat pernah mengatakan, “badan kamu terlalu kurus, baiknya makan yang banyak”. Termasuk mengomentari dada Penggugat yang dianggap Tergugat rata;
Tuduh Ricis jauhkan anak darinya
Setelah pisah rumah pada November 2023 lalu, Ryan sempat mengaku dirinya kesulitan bertemu Moana. Bahkan, Ryan menuduh Ricis sengaja menjauhkan Moana darinya. Namun nyatanya, Ricis mengaku bahwa Ryan kerap memberikan alasan sibuk sehingga tidak bisa menemui sang anak.
"Tergugat juga pernah mengatakan Penggugat berusaha menjauhkan ANAK I dari Tergugat, padahal faktanya Penggugat tidak pernah membatasi Tergugat untuk bertemu dengan ANAK I, justru Tergugat yang nyata-nyata tidak berusaha untuk dekat dengan anak semisal ketika Penggugat berada di Singapura dan ANAK I berada di Jakarta, Tergugat tidak mau menemui ANAK I dengan alasan meeting".
Tak beri nafkah batin
Ricis terus-terusan mencoba menyelamatkan rumah tangganya. Ia bahkan mengaku dirinya kurang mendapatkan nafkah batin sejak dirinya hamil hingga melahirkan.
Berbagai cara pun ditempuh Ricis. Ia bahkan sempat mengajak Ryan untuk berobat ke rumah sakit dan pengobatan alternatif, namun sayangnya obat yang diberikan malah dikonsumsi Ryan untuk bermain bola.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Beda Besaran Nafkah yang Dikeluarkan Ruben Onsu dengan Teuku Ryan, Siapa Paling Royal ke Keluarga?
-
Ria Ricis Pernah Belikan Obat Kuat Untuk Teuku Ryan, Benarkah Ampuh Tingkatkan Gairah Lelaki?
-
Terbukti, Teuku Ryan Kerahkan Followers untuk Menggiring Opini Publik Soal Ria Ricis
-
Ria Ricis 'Buang' Baju yang Pernah Dipakai Saat Sidang Cerai, Publik: Sebegitu Traumanya Dia
-
Ria Ricis Ingin Pasang Implan Payudara Demi Teuku Ryan, Padahal Efeknya Picu Kanker!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung