"Yg merasa kasian ularnya dibunuh coba bayangin kluarganya ada yg ditelan ular terus ketemu ularnya...terus apa yg kalian lakukan apa diam sajakah ikhlas kalau klurga kalian ditelan ular pedahal udah tau jasadnya ada didalam perut ular itu," kata @DaniRifay1.
Diketahui, peristiwa manusia dimakan ular piton itu terjadi di Desa Lawela Kecamatan Lohia Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara pada pertengahan 2018 silam.
Mengutip pemberitaan media online, korban bernama Wa Tiba (54). Ia tewas setelah ditelan ular piton berukuran besar. Ia ternyata sudah berkali-kali berpapasan dengan ular berukuran besar.
Adik kandungnya, La Hino (50) mengatakan bahwa sejak 4 tahun lalu Wa Tiba sering mengeluh melihat ular besar di sekitar kebunnya. Namun, Wa tetap berani ke kebun dan lebih memilih berdoa saja.
Sebelum tewas atau 6 bulan sebelum peristiwa, Wa Tiba juga mengeluhkan keanehan. Kepada La Hino, Wa Tiba mengaku melihat sosok laki-laki berserban di dekat gua yang duduk memecahkan batu gamping.
Saat akan disapa, laki-laki tersebut kemudian menghilang. Tidak berapa lama, Wa Tiba kemudian kembali melihat ular di sekitar kebunnya.
"Wa Tiba ternyata memelihara ayam di kebunnya. Ayamnya habis karena dimakan ular," ujar La Hino.
Berita Terkait
-
Terungkap! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 445 Lembar Kulit Ular Piton di Bakauheni
-
Diduga Protes Pemotor Rampas Hak Pejalan Kaki, Pria Ini Bentangkan Ular 2 Meter di Trotoar
-
Buton Selatan Geger: Petani 63 Tahun Ditelan Ular Piton 8 Meter, Warga Curiga Lihat Perutnya Aneh
-
Sadis! Pria Ini Melakukan Upaya Pembunuhan Menggunakan Ular Piton
-
Lansia Dililit Ular 2 Jam, Penyelamatan Dramatis Dilakukan oleh Polisi
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
5 Cara Memilih Parfum Wanita Sesuai Kepribadian agar Wangi Terasa Lebih Melekat
-
Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun, Berapa Harta Nadiem Makarim?
-
Kapan Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kalimantan?
-
5 Zodiak Diprediksi Bernasib Baik pada 14 Mei 2026, Keuangan Stabil hingga Asmara Membaik
-
6 Bedak Lokal High Coverage untuk Kulit Kendur, Makeup Jadi Halus dan Tampak Muda
-
Profil Franka Franklin, Istri Nadiem Makarim Jadi Sorotan usai Sidang Tuntutan
-
Apakah Lipstik Transferproof Sah untuk Wudhu? Ini 5 Pilihan yang Mudah Dibersihkan
-
Kitchen Sink Granit Jadi Tren Baru Dapur Modern yang Fungsional dan Estetik
-
5 Lipstik Lokal Alternatif Rouge Dior Lipstick yang Nyaman Dipakai Seharian
-
Kekayaan Ahmad Muzani, Ketua MPR yang Mau Ulang Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar