Suara.com - Kabar tak sedap datang dari aktor senior Epy Kusnandar. Lama tak terdengar kabarnya, pemeran Kang Mus di sinetron Preman Pensiun itu dilaporkan ditangkap polisi akibat dugaan penyalahgunaan narkoba.
Dilihat di unggahan akun TikTok @cilikayune, Jon Redo selaku kuasa hukum Epy menyebut kliennya memakai narkoba jenis ganja. Menurutnya Epy ditangkap karena pengembangan dari penangkapan rekan sang klien yang bernama Yogi.
“Kang Epy Kusnandar itu menggunakan jenis ganja dan itu pun dipakai terakhir sudah lebih dari satu bulan, di bulan puasa, cuma tes urinenya masih terdeteksi masih positif,” ungkapnya, dikutip pada Sabtu (11/5/2024).
Padahal belum lama ini Epy dibanjiri banyak pujian karena kegigihannya dalam menyambung hidup di tengah sepinya tawaran berakting. Epy dan jatuh bangun perjuangannya memang tak bisa dipandang sebelah mata, apalagi karena sang aktor pernah dicibir bangkrut oleh warganet.
Perjalanan Epy Kusnandar Menyambung Hidup
Namun cibiran ini tak membuat Epy patah arang, apalagi karena dirinya memang memiliki tanggung jawab terhadap orang tua istrinya, Karina Ranau. “Saya lagi mengumpulkan uang buat bayar utang ke orang tua dia,” ujar Epy pada akhir Januari 2024.
Utang tersebut ternyata berkaitan dengan penyakit tumor otak yang pernah dideritanya. Ditambah dengan usia Epy yang kian senior membuatnya harus memutar otak mencari sumber penghasilan lain karena tawaran pekerjaan di dunia hiburan semakin sedikit.
Salah satu caranya adalah dengan membuka warung makan di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan. “Ada yang mencibir, meremehkan, tapi banyak yang tetap support. Saya happy meski dicibir dan dihina,” kata Epy.
Apalagi karena istrinya pun tetap mendukung penuh perjuangan Epy seperti dengan memasak menu yang dijual di warung. Diketahui Epy dan istri juga menjual takjil yang tentu laris manis semasa bulan Ramadhan.
Sebelumnya Epy juga diberitakan membuka usaha kuliner berupa warung ayam kremes yang diberi tajuk Ayam Keramas. Tak hanya itu, Epy juga pernah mencuri perhatian karena rela bersepeda jauh-jauh demi berjualan kerupuk dorokdok alias kerupuk kulit asli Garut.
Baca Juga: Epy Kusnandar Positif Ganja Padahal Pernah Kena Tumor, Bikin Enak atau Malah Fatal dan Berbahaya?
Epy rupanya tak gengsi berjualan kerupuk karena mengikuti saran istrinya untuk mencari sumber penghasilan lain di luar karier keartisannya. Namun tak langsung laku, Epy bahkan pernah mencicipi pengalaman pulang dengan tangan hampa sampai diusir karena berjualan di salah satu tempat di CFD Thamrin.
“Saya nggak bisa jualan online itu, gaptek,” ucap Epy menjelaskan alasannya kala itu memilih berjualan dengan berkeliling. Namun kini usahanya menjadi semakin maju karena Epy beralih menjajakan kerupuknya secara online.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih