Suara.com - Ivan Gunawan meresmikan masjidnya di Uganda setelah menjalani proses pembangunan hingga 2 tahun lamanya. Diketahui, masjid putih yang terlihat dalam unggahannya itu diberi nama Masjid Indonesia.
“Alhamdulillah. Bersyukur akhirnya mengunjungi ‘Masjid Indonesia’ masjid milikku di Uganda, benar-benar bersyukur dengan pengalaman terhubung dengan komunitas yang benar peduli dengan tempat suci ini,” tulis Ivan Gunawan dalam unggahannya pada April 2024 lalu.
Sementara itu, Ivan Gunawan yang membangun masjid di Uganda ini membuat kekayaannya menjadi sorotan. Pasalnya, untuk membangun sebuah masjid di luar negeri mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.
Oleh sebab itu, Ivan Gunawan yang dapat membangun masjid di Uganda ini dinilai memiliki harta kekayaan melimpah. Belum lagi, desainer ternama satu ini juga dikenal memiliki penghasilan fantastis.
Meski demikian, di balik kemampuannya dapat membagun masjid, rupanya Ivan Gunawan harus mengalami jatuh bangun dalam mengembangkan kariernya. Pasalnya, sebelum sukses hingga membangun masjid, ia harus rela menabung dari beberapa pekerjaan di awal kariernya.
Hal ini karena dalam menjadi desainer, Ivan Gunawan harus menyisihkan pendapatannya dari berbagai pekerjaan yang diambilnya di televisi.
“Jadi sebenarnya kalau misal usaha butik, aku bukan dapet usaha dapat orang tua segala macem, enggak. Pertama dari tabungan aku dari TV,” ungkap Ivan Gunawan, dalam podcast yang diunggah di kanal Youtube Diary Rintisan by Finfolk beberapa waktu lalu.
Tidak tanggung-tanggung, ia sampai rela untuk tidak jajan berbagai hal demi menyisihkan pendapatannya dari televisi. Dari pendapatannya itu, ia memilih untuk membeli dan mulai membuat baju-baju desainnya sendiri.
“Pada waktu itu tahun 2004, 2005 aja aku syuting di SCTV honor aku satu episode udah satu juta, itu stripping tuh, kalau setiap Jumat kita dapet cek 5 juta, berarti honornya 5 juta Jadi dari situ kalau enggak jajan, enggak hedon, bisa kumpulin 5 juta, 5 juta, 5 juta. Sampai aku bisa kumpulin buat modal beli kain, bikin baju,” sambungnya.
Baca Juga: Terpergok Mesum di Masjid, Pria Sesama Jenis Ini Langsung Digelandang Warga ke Kantor Polisi
Hingga akhirnya ia mendesain gaun pernikahan Rossa pada 2005. Hal ini yang membuat karier desainnya dilihat. Pendapatan itu juga yang ia gunakan untuk membuat butik hingga akhirnya kini sukses.
“Puncaknya 2003 pernikahan Rossa, jadi dia bikin baju sepasang gaun pengantin, waktu itu harganya aku jual di 30 juta, jadi dari uang itu aku modalin untuk sewa rumah buat butik,” jelas Ivan Gunawan.
Dari perjalanan karier tersebut akhirnya Ivan Gunawan semakin sukses hingga dikenal sebagai desainer ternama. Kesuksesannya itu yang juga berbuah sehingga Ivan Gunawan dapat membangun masjid di Uganda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard