Dalam pengakuan Hafidh, dia lupa berapa nominal dana yang diberikan Kementan untuk keperluan khitanan cucu SYL. Namun Hafidh memastikan biaya khitanan anak Kemal itu tidak mencapai ratusan juta.
3. Bayar Cicilan Alphard Rp43 Juta
Dana Kementan juga dipakai untuk membayar cicilan mobil Alphard milik SYL yang ternyata dipakai oleh Kemal. Alphard yang dicicil memakai anggaran Kementan itu pun tak terparkir di Rumah Dinas Mentan di Kompleks Widya Chandra, melainkan dibawa ke rumah di Makassar, Sulawesi Selatan.
Fakta itu diungkap Fungsional APK APBN Kementan, Abdul Hafidh yang mengatakan permintaan pembayaran mobil disampaikan oleh SYL melalui ajudannya, Panji Hartanto. Tugas itu tak langsung ditelan mentah-mentah oleh Hafidh karena dia langsung mengonfirmasi ke Kepala Biro yang menjadi atasannya.
Kepala Biro pun membenarkan adanya perintah tersebut dari SYL yang saat itu masih jadi Menteri Pertanian. Padahal sebagai Fungsional APK APBN Kementan, Hafidh tak bertugas untuk mengurus pembayaran mobil pribadi menteri.
Dalam anggaran Kementan juga tidak ada alokasi untuk membayar mobil pribadi menteri dan keluarganya. Tapi sebagai bawahan, Hafidh menuruti permintaan Kemal hingga Kementan mengeluarkan uang Rp 43 juta selama 10 kali setiap bulan.
Hafidh mengungkap uang Rp 43 juta untuk membayar cicilan Alphard Kemal itu diperoleh dengan meminjam dari vendor yang mengerjakan proyek-proyek di Kementan. Uang Rp43 juta itu dipinjamkan vendor dengan cara transfer bank dan tunai.
4. Minta Uang Rp 111 Juta
Ulah terbaru Kemal yang terungkap di persidangan yakni minta uang sebesar Rp 111 juta pada Dirjen Peternakan Kesehatan dan Hewan (PKH) Kementan, Nasrullah. Uang itu digunakan Kemal untuk membayar pembelian aksesori mobil.
Baca Juga: Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si, M.H
Nasrullah dalam persidangan mengatakan permintaan uang Kemal itu dia laporkan ke Setjen Perkebunan Kementan saat itu, Heru Tri Widagdo. Dia mengatakan uang Rp 111 juta yang diminta Kemal itu diperoleh dari hasil patungan pejabat eselon I Kementan.
Usai terkumpul, Nasrullah mengatakan uang itu langsung diberikan pada orang yang bekerja dengan Kemal yakni Aliandri. Dia menyebut bukti pemberian uang itu sudah tercatat oleh Bendahara Kementan.
5. Renovasi Kamar Rp 200 Juta
Terakhir, Kemal juga meminta uang sebesar Rp 200 juta untuk merenovasi rumah pribadinya. Permintaan ini disampaikan Kemal lewat pesan WhatsApp (WA) pada Kabag Umum Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), Sukim Supandi.
Sukim mengungkap kamar Kemal yang direnovasi merupakan rumah pribadi yang berada di Jakarta. Namun dia tidak mengingat alamat rumah pribadi Kemal yang kamarnya direnovasi tersebut.
Sukim hanya mengatakan dia diminta menyediakan uang Rp 200 juta untuk renovasi kamar Kemal. Dalam persidangan, Sukim mengaku bahwa uang yang dikeluarkannya untuk Kemal itu menggunakan uang pribadinya karena Kementan tidak punya anggaran.
Sukim menjelaskan pegawai Kementan tidak ada yang mau meminjamkan uangnya untuk membiayai renovasi kamar Kemal. Alhasil karena merasa tidak enak, Sukim terpaksa membiayai renovasi kamar Kemal dengan menggunakan uang pribadi.
Bahkan Sukim mengaku uang renovasi kamar itu belum diganti hingga sekarang. Kini dia bingung meminta pada siapa untuk mengganti uang pribadinya tersebut.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si, M.H
-
Jaksa KPK Terus Panggil Eks Anak Buah SYL, Kini 2 Dirjen Kementan Diboyong ke Sidang Tipikor
-
Enaknya Jadi Anak SYL, Minta Uang Aksesori Mobil Dikasih, Gunakan Uang Patungan Pejabat Kementan
-
Syahrul Yasin Limpo
-
Profil dan Jabatan Kemal Redindo Syahrul Putra, Anak SYL 'Palak' Pejabat Kementan Rp111 Juta buat Aksesoris Mobil
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara