Suara.com - Penampilan Elon Musk saat meluncurkan layanan internet Starlink ke Indonesia pada Minggu (19/5) cukup mencuri perhatian. Biasa pakai kaos hitam, Elon Musk tampil dengan kemeja lengan panjang warna hijau.
Diketahui kemeja Elon Musk itu berasal dari kain tenun Bomba, khas dari Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Kain tenun itu memiliki corak yang mengandung unsur flora.
Tercatat sudah dua kali Elon Musk terlihat memakai kemeja tersebut, yakni di gelaran KTT B20 Summit serta World Water Forum (WWF) Ke-10 yang sama-sama digelar di Bali.
Menariknya, kemeja yang dikenakan Elon Musk itu merupakan pemberian pengusaha Indonesia, Anindya Bakrie. "Elon ternyata masih menyimpan batik dari saya dan memakainya saat kunjungan ke Indonesia," tulis Anindya Bakrie unggahan Instagramnya, dikutip Senin (20/5).
Profil Anindya Bakrie
Anindya Novyan Bakrie atau yang lebih dikenal luas dengan nama Anindya Bakrie lahir dan besar di keluarga pangusaha.
Pria berusia 49 tahun ini merupakan anak sulung Aburizal Bakrie dan Tatty Murnitriati. Tercatat Anindya Bakria menggerakkan usaha di berbagai sektor, termasuk teknologi, media, telekomunikasi, dan kendaraan listrik.
Awalnya, Anindya Bakrie yang merupakan lulusan S2 Sekolah Bisnis Stanford menjalani karier di sektor perbankan investasi bersama Salomon Brothers di Amerika Serikat.
Setelah itu ia kembali ke Indonesia dan menjabat sebagai Wakil Direktur Utama serta Managing Director di Bakrie & Brothers.
Baca Juga: Kemenkes Kerja Sama dengan Starlink Sediakan Internet di Puskesmas Terpencil
Kakak Ardi Bakrie itu kemudian memperluas karier di Industri media dengan terjun mengurus ANTV.
Sebagai anak tertua di keluarga Bakrie, Anindya menjabat sebagai Komisaris Utama di PT VKTR Teknologi Mobilitas, sebuah anak perusahaan dari Bakrie Group.
Selain itu sejak 2018 hingga sekarang, Anindya diketahui menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Bakrie & Brothers Tbk.
Bersama Menteri BUMN, Erick Thohir serta pengusaha lainnya, Anindya Bakrie tercatat menjadi pemilik mayoritas klub Oxford United sejak 2018. Seiring berjalannya waktu, kepemilikan mereka berkembang menjadi 51 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
-
Toner Viva untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat? Ini 3 Varian yang Banyak Diulas Bagus
-
Minum Susu Saat 1 Muharram Sunnah atau Bid'ah? Ini Penjelasan Buya Yahya
-
Baca Surat Yasin hingga Bermuhasabah, Ini 7 Amalan 1 Muharram yang Paling Dianjurkan
-
Doa Awal Tahun Muharram yang Dibaca Selepas Magrib di Malam Tahun Baru Hijriah
-
5 Tempat Wisata Legend di Jakarta yang Selalu Ramai Pengunjung
-
Minum Susu Putih Malam 1 Suro Baca Doa Apa? Ini Hukum Meminumnya saat 1 Muharram
-
Self-Love Bisa Dimulai dari Mandi, Harashta Haifa Pilih Aroma Sabun yang Bikin Mood Naik
-
Abel Cantika Pilih Busana Anak Bertema Karakter, Ini Manfaatnya bagi Tumbuh Kembang Si Kecil
-
4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian