Suara.com - Bupati Cirebon disorot karena kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya Eky pada Agustus 2016 silam. Kasus yang sudah ditutup ini pun belakangan ini kembali mencuat ke publik usai perilisan film Vina: Sebelum Tujuh Hari. Lantas siapa Bupati Cirebon 2016?
Tingginya atensi publik terhadap kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon membuat satu persatu fakta terkuak. Terbaru, salah satu pelaku yang saat ini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus ini diduga merupakan anak mantan Bupati Cirebon. Dugaan ini mencuat setelah Hotman Paris membahas terkait sosok DPO kasus Vina yang disebut anak mantan Bupati Cirebon.
Sosok yang dimaksud dalam kasus ini tak lain adalah salah satu anak dari mantan Bupati Cirebon periode 2014 – 2019, Sunjaya Purwadi Sastra. Menanggapi tudingan itu, istri Sunjaya, Wahyu Tjiptaningsih yang saat ini merupakan Wakil Bupati Cirebon periode 2019 - 2024 membantah hal tersebut.
Istri Sunjaya Klarifikasi Keterlibatan Anaknya dalam Kasus Vina
Melalui unggahan di akun Instagram pribadi miliknya, Wahyu secara tegas mengatakan bahwa tidak ada anaknya yang tersangkut dalam kasus pembunuhan Vina. Ia menjelaskan bahwa anaknya tidak ada yang bernama Dani atau Andi (DPO kasus Vina).
“Bahwa saya dan keluarga saya tidak ada sangkut paut sama sekali dengan kasus tersebut dan anak saya tidak ada yang bernama (Dani/Andi) seperti rekan-rekan yang kaitkan dengan DPO kasus tersebut," tegas Wahyu seperti dikutip pada Rabu (23/05/2024).
"Mungkin netizen menyangkutpautkan dengan anak saya yang bernama Ramadani @ramadanisastra yang ada kemiripan nama. Untuk itu saya tegaskan sekali lagi kalo Dani yang tertera dalam DPO kasus Vina bukan anak saya,” teranya.
Sebagai orang nomor dua di Cirebon saat ini, Wahyu Tjiptaningsih mengaku turut bersimpati dengan kasus Vina dan Eky ini. Ia pun turut mengawal kasus ini sampai terungkap fakta yang sebenarnya.
“Saya sebagai perempuan turut prihatin atas kejadian yg terjadi dalam kasus Vina. Mari Kawal sama sama dan menunggu keterangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian,” katanya.
Kasus Korupsi mantan Bupati Cirebon 2014 – 2019, Sunjaya Purwadi Sastra
Selama menjabat sebagai Bupati Cirebon, diektahui Sunjaya Purwadi Sastra menorehkan catatan yang buruk. Ia pernah terseret gratifikasi yang bernilai lebih dari Rp64 miliar dalam kasus pembangunan PLTU Cirebon 2 ketika masih menjabat Bupati Cirebon. Akibatnya, PDIP yang menaungi Sunjaya pun secara resmi memecatnya sebagai kader.
Kemudian pada Mei 2023, Eks Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra didakwa menerima gratifikasi sebesar Rp 53.234.511.344 yang terkait dengan jabatannya, suap dengan jumlah Rp 11,02 miliar tentang izin pembangunan kawasan industri dan PLTU 2 Cirebon. Sehingga total uang yang diterimanya yakni senilai Rp 64.254.512.344.
Dakwaan itu dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) KPK ketika membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Jawa Barat pada Senin (20/3/2023) lalu.
Atas perbuatannya itu, Sunjaya didakwa dengan pasal berlapis yaitu pasal 12 B dan pasal 12 huruf a atau pasal 11 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana yang diubah dengan UU 20 tahun 2021 jo pasal 65 ayat 1 KUHP serta pasal 4 UU No 8 tahun 2010 terkait Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo pasal 65 ayat 1 KUHP.
Sunjaya sendiri merupajan terpidana yang tengah menjalani hukuman 5 tahun penjara dalam kasus penerimaan suap tentang jual beli jabatan di Kabupaten Cirebon pada 2019. Kini ia harus menjalani nasibnya di dalam bui.
Adapun terkait peryanyaan siapa Bupati Cirebon periode 2019-2024, adalah H. Imron. Ia memimpin kota terkecil di Jawa Barat itu bersama Wahyu Tjiptaningsih, istri mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra yang kini jadi perhatian usai anaknya disebut terlibat dalam kasus pembunuhan Vina.
Nah, itulah tadi uraian terkait siapa Bupati Cirebon. Semoga informasi ini bermanfaat dan fakta dalam kausus tersebut segera terungkap.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Apa Saja Zodiak yang Termasuk dalam Elemen Api? Ini Daftar dan Karakteristiknya
-
3 Lip Balm Wardah untuk Bibir Kering dan Gelap, Pilih yang Sesuai Kebutuhan Menurut Review
-
Menghapus Jejak "Hantu" di Cloud dan Memutus Rantai Penguntitan Siber Pasca-Hubungan
-
Bulog Catat Penyerapan 3,5 Juta Ton Setara Beras, Perkuat Cadangan Pangan Nasional
-
Sebut Pramono 'Asbun', Waketum PSI: Prabowo dan Surya Paloh Bukti Sukses Keluar dari Partai Lama
-
Dari Casual sampai Formal, 4 Ide Outfit Minimalist Classy ala Roh Yoon Seo
-
Hari Anak Nasional: Perjuangan Veronika Reni dan Dukungan PNM Mekaar Wujudkan Prestasi Sang Anak
-
Kulit Kuning Langsat Jangan Asal Pilih! Ini 2 Warna Cushion Skintific Terbaik Sesuai Review
-
Review Leave No One Behind: Drama Laga Kepolisian Berantas Kejahatan TPPO!
-
Dorong UMKM Naik Kelas, Pelatihan Ekspor BRI Peduli Sukses Antar Usaha Lokal ke Pasar AS