Kasus pembunuhan Vina Cirebon yang terjadi pada tahun 2016 silam kini kembali mencuat setelah kisah tersebut diangkat menjadi sebuah film dan tayang di bioskop Tanah Air.
Setelah kembali viral, salah satu terpidana yang telah dibebaskan bernama Saka Tatal kini muncul ke permukaan dan menamai dirinya korban salah tangkap dalam kasus ini.
Hal tersebut diketahui dari penjelasannya di sebuah podcast YouTube milik Ashanty yang memberikan ruang bagi mereka untuk berbicara.
Saka diundang ke podcast Ashanty kemudian menjelaskan bahwa ia bukan salah satu dari pelaku pembunuhan Vina Cirebon.
Dalam kesempatan tersebut, Saka didampingi oleh kuasa hukumnya, Titin Prialianti yang meyakini bahwa kematian Vina murni karena kecelakaan yang dialami Vina dan kekasihnya.
Bukan malah menyoroti penjelasan Saka dan kuasa hukumnya, warganet justru menyoroti langkah Ashanty yang dianggap tidak memiliki empati karena mengundang mantan terpidana dalam kasus Vina Cirebon ini.
Bahkan, tak sedikit warganet yang menyebut bahwa Ashanty seolah memberikan panggung bagi Saka.
Lantas, seperti apakah pendidikan Ashanty yang dianggap tidak punya empat karena undang mantan terpidana kasus Vina? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Pendidikan Ashanty
Baca Juga: Undang Terpidana Kasus Vina yang Bebas ke Podcast, Ashanty Dianggap Tak Punya Empati
Ashanty, lahir pada 4 November 1984 di Jakarta. Ia lahir dari pasangan Soejahjo Hasnoputro dan Farida Siddik.
Semasa kecil, Ashanty sudah terbiasa berpindah-pindah tempat karena mengikuti tugas sang ayah yang saat itu bekerja sebagai staf ahli UNICEF.
Bahkan, Ashanty diketahui pernah menetap di beberapa negara seperti Thailand, Amerika Serikat, Belanda, Sri Lanka, hingga Nigeria.
Mulanya, istri Anang Hermansyah ini tidak direstui untuk menjadi seorang penyanyi. Terlebih sang kakek ternyata berprofesi sebagai diplomat dan ayah yang menjadi staf internasional PBB menjadikan orang tuanya tak mengizinkan putrinya berkarir di dunia hiburan.
Ashanty pernah bersekolah di SDN 02 Lebak Bulus, SMP 85 Pondok Labu, dan SMA Islam Harapan Ibu, Jakarta.
Ibu sambung Aurel Hermansyah ini mengikuti jejak keluarganya dengan mengambil S1 jurusan Hubungan Internasional di Universitas Paramadina.
Meski ia selalu disibukkan dengan kariernya di dunia hiburan, Ashanty memutuskan untuk melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Bina Nusantara (Binus) dan berhasil meraih gelar Magister Manajemen.
Ibu Arsy Hermansyah ini tampaknya sangat mementingkan pendidikannya. Saat ini, Ashanty tercatat sebagai mahasiswa S3 di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengambil jurusan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM).
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Undang Terpidana Kasus Vina yang Bebas ke Podcast, Ashanty Dianggap Tak Punya Empati
-
Hotman Minta Polisi Periksa Keluarga Pegi Setiawan, Curiga Ada Unsur Obstruction Of Justice Di Kasus Vina Cirebon
-
Apa Perbedaan Kasus Vina Cirebon dan Vina Garut? Sama-Sama Viral di Media Sosial
-
Satu Buron Pelaku Pembuhunan Vina Berhasil Diringkus, Anggy Umbara: Semoga Tidak Salah Tangkap
-
Pegi Buronan Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Ditangkap, Hotman Paris Minta Keluarga Diperiksa
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan