Suara.com - Di tengah hebohnya kasus Vina Cirebon yang kembali disorot usai perilisan film Vin: Sebelum 7 Hari, publik juga menyinggung soal kasus Vina Garut. Meski sama-sama memiliki nama Vina, namun dua perempuan itu mengalami peristiwa yang sangat berbeda. Lantas Vina Garus kasus apa?
Diketahui, kasus Vina Cirebon berkaitan dengan pembunuhan, sementara kasus Vina Garut berkaitan dengan video mesum. Tak hanya itu, dua kasus itu terjadi di tahun yang berbeda. Jika pembunuhan Vina Cirebon terjadi pada 2016, kasus video mesum Vuna Garut terjadi tiga tahun kemudian tepatnya pada 2019 silam.
Vina Garut Kasus Apa?
Kasus Vina Garut pertama kali disorot publik pada Kamis, 13 Agustus 2019. Awalnya, warga Garut dihebohkan dengan sebuah video mesum yang beredar di sosial media twitter atau sekarang bernama X.
Dalam video viral itu, seorang perempuan yang diketahui berinisial VA melakukan adegan mesum dengan empat orang pria. Aksi tersebut direkam dan disebarkan oleh diduga salah satu pemeran. Sontak, video itu pun membuat geger warga Garut hingga polisi turun tangan melakukan penyelidikan.
Polisi kemudian berhasil mengamankan empat pelaku, antara lain VA, WA, AK, dan AD. Setelah ditelusuri, VA berprofesi sebagai biduan dangdut. AK yang turut diamankan dalam kasus itu ternyata adalah mantan suami VA. Lalu WL diamankan di salah satu kafe di Tarogong Kidul. Kemudian AD ditangkap di rumahnya di Kabupaten Bandung.
Berdasarkan keterangan para pelaku, video asusila itu dibuat di sebuah hotel di kawasan Cipanas Garut pada tahun 2018. Usai melakukan serangkaian penyelidikan, Polisi juga melakukan cross check ke lokasi kejadian di kawasan objek wisata Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kab Garut.
Menurut pengakuan tersangka, polisi mengungkap bahwa video mesum itu sengaja disebarkan untuk menarik perhatian pengguna twitter. Diketahui, pengunggah video adalah AK.
Tak hanya mengunggah, AK bahkan menawarkan jasa gangbang (bersetubuh lebih dari 2 orang) dengan VA dengan tarif Rp700 ribu. Dari hasil itu, tersangka VA diberi Rp500 ribu oleh AK. Sementara Rp200 ribu masuk kantong AK.
Untuk menuntaskan kasus ini, polisi melakukan penggeledahan dan mengamankan barang bukti berupa beberapa video mesum lain yang diperankan oleh para tersangka. Kala itu, polisi berhasil mengamankan setidaknya 113 video mesum.
Ratusan video mesum itu disimpan oleh AK dalam akun Google Drive miliknya. Polisi lalu meneliti satu-persatu isi video dan ternyata hanya dua video yang disebarkan langsung oleh AK ke media sosial.
Nasib Para Tersangka Kasus Vina Garut Sekarang
Di tengah proses penyelidikan, AK dinyatakan meninggal dunia di rumahnya di kecamatan Tarogong Kidul, pada Sabtu, 7 September 2019. Polisi mengungkap bahea AK meninggal lantaran mengidap komplikasi penyakit berat.
Sebelum meninggal dunia, kondisi AK dilaporkan oleh keluarganya dalam keadaan yang memburuk. Almarhum AK kala itu dimakamkan di pemakaman umum dekat rumah. Sepeninggalan AK, polisi pun menghentikan proses penyelidikan terhadapnya dan mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3).
Meski demikian, proses hukum kepada para tersangka lainnya terus berlanjut. Diketahui, WL dan AD dijatuhi hukuman dua tahun 9 bulan penjara sedangkan VA dijatuhi hukuman tiga tahun kurungan penjara. Masing-masing tersangka dikenai denda sebesar Rp1 miliar subsider tiga bulan kurungan.
Diketahui bahwa, VA sudah bebas pada tahun 2021. Sementara, dua rekannya, AD dan WL juga sudah bebas. Saat ini, VA sudah menata hidup dan kembali bekerja. Sementara itu, tidak diketahui kabar terbaru dari tersangka AD dan juga WL paska bebas.
Nah, itulah penjelasan Vina Garus kasus apa. Diketahui, kasus Vina Garut berkaitan video mesum sementara kasus Vina Cirebon berkaitan dengan pembunuhan.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan