Suara.com - Kualitas udara di DKI Jakarta kian memburuk. Berdasarkan dari situs pemantau kualitas udara IQAir, pada Senin (27/05/2024), DKI Jakarta masuk dalam kategori tidak sehat dan masuk di kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.
Melihat udara di Jakarta yang kian memburuk ini juga menjadi sorotan. Pasalnya, kualitas udara buruk ini dapat memengaruhi kesehatan, termasuk kulit. Udara yang buruk dapat membuat kulit alami berbagai masalah yang membuat penampilan menjadi buruk.
Sekretaris umum Perdoski sekaligus Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia, dr. Hanny Nilasari,Sp.DVE, Subsp. Ven., FINSDV,FAADV mengatakan, kualitas udara buruk tersebut dapat menyebabkan berbagai masalah seperti beruntus hingga biang keringat.
Sebab berbagai risiko tersebut, dr. Hanny menyarankan agar masyarakat dapat lakukan pencegahan. Saat kualitas udara buruk, masyarakat dianjurkan untuk melakukan double cleansing setelah melakukan aktivitas seharian. Hal ini akan membantu membersihkan area wajah sehingga tidak ada debu yang tertinggal dan berisiko sebabkan masalah di kulit.
“Sebetulnya kalau polusi itu berkaitan dengan membersihkan kulit. Dengan cara double cleanser itu lebih harus dilakukan oleh orang-orang yang hidup atau tinggal di kelembaban dan populasinya tinggi,” ucap dr. Hanny saat diwawancarai di acara Wardah Science Didukung Skinverse, Senin (27/5/2025).
Tidak hanya itu, penggunaan skincare juga harus diperhatikan. Ia menyarankan untuk menggunakan pelembab secara rutin. Di sisi lain, kebiasaan mencuci muka tidak boleh terlalu sering.
Hal lain yang juga harus diperhatikan yakni penggunaan sunscreen. Ia menyarankan, untuk penggunaan sunscreen, bagi para pekerja bisa menggunakan dengan SPF 35. Sementara, untuk beberapa orang dengan kondisi kulit tertentu dan usia lanjut, dianjurkan menggunakan sunscreen SPF 50 demi menjaga dari panas dan polusi.
“Perawatannya perawatan lagi panas untuk saat ini jadi menggunakan pelembab, tidak sering-sering cuci muka dengan sabun, itu juga merupakan salah satu yang memang harus diperhatikan. Juga menggunakan sunscreen, SPF-nya juga minimal 35. Tapi beberapa orang memiliki kebutuhan 50 SPF,” sambungnya.
Sementara berbagai masalah yang timbul ini dapat terjadi karena kulit biasanya menggunakan make up yang tebal sehingga berisiko sebabkan masalah. Apalagi, di bagian kulit yang tertutup, hal tersebut bisa membuat panas dan lembab sehingga sebabkan peradangan hingga alami jerawat.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Chemical Exfoliating Serum yang Diklaim Dapat Menghaluskan Kulit Bertekstur
“Yang paling sering bruntus dan biang keringat, apalagi jika kita menggunakan make up yang agak tebal. Bukan hanya skincare tetapi make up, enggak hanya pakai pelembab dan sunscreen tapi kita juga menggunakan bedak gitu,” kata dr. Hanny.
“Di area-area tertentu misalnya dahi apalagi yang tertutup hijab itu panas dan lembab itu potensial sebabkan peradangan kulit. Dan juga jerawat area tertutup misalnya,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run
-
Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian
-
Pantai Viral di Tengah Kota Palembang, One Ilir Beach Ramai Didatangi Warga saat Kemarau