Suara.com - Karier politik Anies Baswedan digadang-gadangkan bakal tamat jika berani maju di Pilkada Jakarta 2024. Hal ini dikatakan oleh pegiat media sosial sekaligus loyalis Anies, Dokter Tifa.
Melalui akun X resminya, Dokter Tifa tampak membagikan link berita tentang peluang Anies maju di Pilkada Jakarta. Ia pun menambahkan opininya lewat cuitan.
Dokter Tifa menilai bahwa karier politik Anies bisa berakhir jika memaksakan maju sebagai calon gubernur Jakarta.
Dokter Tifa malah menyarankan Anies untuk aktif menggalang dukungan global dari luar negeri. Menurutnya, mantan capres 2024 itu seharusnya pergi ke Amerika Serikat dan aktif memberikan advokasi tentang Indonesia di sana.
"Dear @aniesbaswedan, jangan ikut Pilkada Jakarta atau karier politikmu habis!" tulis Dokter Tifa dalam cuitannya seperti dikutip pada Minggu (26/5/2024).
"Saat ini Anies harus ke luar negeri dulu, mulailah berjuang di Oxford atau Amerika Serikat. Perjuangkan Indonesia, advokasikan Indonesia dari sana. Galang kekuatan global untuk menolong negaramu," pungkas Dokter Tifa.
Cuitan Dokter Tifa itu langsung diserbu beragam pendapat di kolom komentar. Ada yang setuju dan tidak setuju dengan pendapat Dokter Tifa. Serta banyak warganet memberikan dukungan kepada sosok pria yang akrab disapa Abah tersebut.
"Sependapat bu, tidak usah ikut Pilkada Jakarta," sahut warganet.
"Setuju Dok, pak Anies levelnya sudah tinggi, kalau dibikin curang lagi habis harga diri," timpal lainnya.
Baca Juga: Dokter Tifa Sarankan Anies Pindah Amerika untuk Selamatkan Indonesia
"Kalau Anies ikut Pilkada berarti sama saja dengan bunuh karier sendiri. Ingat tragedi anomali di Pemilu kemarin, jadikan pelajaran. Jika ikut dipastikan kejadian yang sama akan terulang dan karier politikmu tamat," tulis warganet.
"Menurut saya, Pak Anies harus tetap ada Panggung agar tetap eksis. Kalau memungkinkan jadi Gubernur gak apa-apa asal dipastikan jadi," komentar warganet.
"Menurut saya, kalau partai pendukungnya kuat sebaiknya (Anies) ikut konstelasi Pilgub DKJ agar perjalanan politiknya terlihat, jika berkiprah di luar Indonesia dengan kondisi mayoritas penduduk Indonesia yang masih rendah budaya membacanya, maka tidak akan banyak yang tahu infonya," tambah yang lain.
Sebagai informasi, Anies Baswedan memang masih belum menentukan sikap politik selanjutnya. Ia bersama Muhaimin Iskandar baru saja kalah sebagai capres 2024 melawan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga sempat mengajukan permohonan sengketa Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tak cuma Anies-Cak Imin, gugatan juga diajukan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Namun, dua gugatan capres 2024 itu akhirnya ditolak oleh MK. Artinya, Prabowo dan Gibran resmi dinyatakan sebagai pemenang Pilpres 2024 satu putaran.
Berita Terkait
-
Dokter Tifa Sarankan Anies Pindah Amerika untuk Selamatkan Indonesia
-
Ditawari Anies Baswedan Jadi Gubernur Jakarta, Jawaban Berkelas Denny Sumargo Jadi Sorotan
-
Kans Kecil Lawan Anies, Sudirman Said Dinilai Lebih Cocok Jadi Cawagub DKI Jakarta
-
Redupkan Kans AHY di Pilpres 2024, Jadi Alasan Demokrat Ogah Usung Anies Pada Pilkada DKI
-
Siap Bersaing di Pilkada DKI Jakarta, Segini Perbandingan Harta Kekayaan Sudirman Said vs Anies Baswedan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM