Suara.com - Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana tengah menjadi sorotan usai Mahkamah Agung mengabulkan permohonan batas usia kepala daerah yang tak harus berusia 30 tahun.
Ahmad Ridha Sabana adalah sosok pemohon gugatan yang kini tertuang dalam putusan Nomor 23 P/HUM/2024. Putusan itu akhirnya diresmikan pada Rabu (29/5/2024).
Terkabulnya permohonan Ahmad Ridha Sabana dinilai bakal memuluskan jalan anak bungsu Presiden Joko Widodo yakni Kaesang Pangarep yang juga merupakan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia untuk ikut Pilkada.
Kaesang Pangarep digadang-gadang akan maju di Pilkada DKI Jakarta sebagai cawagub dari Budisatrio Djiwandono, keponakan Prabowo Subianto. Untuk diketahui. Usia Kaesang hingga pelaksanaan Pilkada November mendatang masih 29, sementara syarat usia kepala daerah adalah 30 tahun.
Keputusan MA mengabulkan gugatan batas usia calon kepala daerah itu membuat Ahmad Ridha Sabana jadi sorotan. Seperti apakah sosoknya? Berikut ulasannya.
Profil Ahmad Ridha Sabana
Haji Ahmad Ridha Sabana adalah seorang pengusaha dan politikus yang lahir pada 22 Januari 1972.
Sebelum menjadi Ketua Umum Partai Garuda, ia Ahmad Ridha Sabana pernah aktifi di Komite Nasional Pemuda Indonesia pada tahun 2011 hingga 2014.
Pada tahun 2014 ia menjabat sebagai Presiden Direktur jaringan televisi komersial milik putri Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana, yaitu PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI).
Baca Juga: Putusan MA Bisa Muluskan Jalan Kaesang Nyagub, NasDem Singgung Cukup Sekali Akali Aturan
Ahmad Ridha Sabana menjadi sosok yang setia berada di pihak Siti Hardiyanti Rukmana saat kepemilikan jaringan media tersebut berhadapan hukum melawan Hary Tanoesoedibjo. Pada ujungnya, Ahmad Ridha menyatakan bahwa ia bukan lagi Dirut TPI sejak tahun 2018.
Masih di tahun 2014, Ahmad Ridha Sabana pernah mencalonkan diri sebagai calon anggota DPRD DKI Jakarta. Ia maju di bawah naungan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Di tahun 2015 ia kemudian mendirikan Partai Garuda dan menjabat sebagai ketuanya.
Putusan MA Soal Batasan Usia Calon Kepala Daerah
Dalam putusan Nomor 23 P/HUM/2024 itu, Mahkamah Agung mengabulkan permohonan bahwa seseorang bisa mendaftar sebagai calon kepala daerah termasuk calon gubernur dan wakil gubernur meski baru berusia 30 tahun saat pelantikan.
"Mengabulkan permohonan keberatan hak uji materiil dari pemohon Partai Garda Republik Indonesia (Partai Garuda)," demikian dikutip dari putusan MA, Kamis (30/5/2024).
Berita Terkait
-
Putusan MA Bisa Muluskan Jalan Kaesang Nyagub, NasDem Singgung Cukup Sekali Akali Aturan
-
Reaksi Kaesang Dengar Komika Marshel Maju Pilkada Tangsel: Bikin Ngedrop Orang Aja
-
Beda Kekayaan Budi Djiwandono dan Kaesang: Digadang-gadang Maju Pilgub DKI sampai Diendorse Raffi Ahmad
-
MA Perintahkan Cabut Aturan Soal Batas Usia Kepala Daerah, KPU Bilang Begini
-
Harta Kekayaan Budi Djiwandono, Keponakan Prabowo Diisukan Maju Pilkada Jakarta Bareng Kaesang Pangarep
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
Terkini
-
Bye-bye Minyak dan Beruntusan! Ini 5 Sunscreen Tone Up yang Bikin Wajah Cerah Instan
-
Kerap Disepelekan! Satgas IDAI Ingatkan Wabah Influenza Pernah Sebabkan 100 Juta Kematian
-
7 Tas ASI Cooler Bag Paling Tahan Lama, Bisa Jaga Suhu Hingga 20 Jam
-
Trik Manipulasi Diyah Kusumastuti untuk Jerat Orang Tua Titipkan Anak di Daycare Little Aresha
-
Kontroversi 'Totok Sirih' di Palembang, Ini Tahapan Pijat Bayi yang Benar Menurut IDAI
-
Sosok Dan Darmawan, Musisi Lokal yang Namanya Mencuat di Tengah Kasus Penyanyi D4vd
-
1 Mei Bank Buka atau Tidak? Ini Daftar Lengkap Libur Bank Mei 2026
-
Kekerasan Balita di Penitipan Anak Jogja, IDAI: CCTV Daycare Harus Dipantau Orangtua!
-
Sosok Diyah Kusumastuti: Diduga Otak Kekerasan Anak di Little Aresha, Riwayat Korupsi Disorot
-
Ini Sosok Suami Menteri PPPA Arifah Fauzi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan