Suara.com - Kasus vina Cirebon yang kemudian kembali disingkap di tahun 2024 ini terus bergulir, dan menemukan berbagai fakta baru. Terkini, poin kesaksian Aep di kasus Vina Cirebon dianggap palsu, sebab dimentahkan oleh beberapa pihak dan bertolak belakang dengan kesaksiannya sendiri.
Kasus ini mau tidak mau menarik perhatian publik karena kembali terangkat setelah delapan tahun lamanya. Setelah diangkat dan diadaptasi menjadi film, banyak orang kembali merasa janggal atas kejadian yang menewaskan sepasang kekasih tersebut.
Beberapa poin kesaksian Aep yang terkesan janggal adalah sebagai berikut.
Melihat Pelemparan Batu Dekat SMPN 11 Cirebon
Aep pernah mengungkapkan dirinya melihat Pegi Setiawan, orang yang saat ini dijadikan tersangka dan terancam hukuman sangat berat, ada pada penyerangan yang dialami Vina dan pasangannya. Ia melihat hal ini di dekat SMPN 11 Cirebon.
Namun kesaksian ini kemudian dibantah oleh seorang warga bernama Fery Heriyanto. Hal ini terungkap pada konten milik Dedi Mulyadi. Fery menyatakan bahwa kesaksian Aep yang melihat langsung kejadian saat membeli rokok di malam hari adalah aneh, sebab di kala itu belum ada warung yang buka hingga malam hari.
Beberapa warung yang ada di sana tidak buka hingga malam hari, pun jika buka hingga larut, warung-warung ini belum ada saat kejadian di tahun 2016.
Melihat Wajah Pegi Setiawan saat Penyerangan
Masih bersumber dari pernyataan Fery, ia juga membantah bahwa tak mungkin Aep melihat wajah dari Pegi Setiawan jika memang tersangka melakukan penyerangan ini. Penerangan di area tersebut sangat redup, sehingga sangat tidak mungkin seseorang bisa dikenali dari jarak 100 meter di tengah malam.
Dari beberapa warung yang ada di sekitar lokasi kejadian, tidak ada titik yang memungkinkan Aep dapat melihat penyerangan dengan jelas kecuali Aep melihat langsung rekaman CCTV yang ada di sekitar titik tersebut.
Kesaksian Berubah
Pada tahun 2016 ketika perkara ini digelar, Aep juga pernah dimintai keterangan terkait dengan kesaksiannya. Pada tahun 2016, Aep menyebutkan nama pelaku yang kini menjadi terpidana, namun tidak ada nama Pegi Setiawan di sana.
Namun baru-baru ini, Aep mengkonfirmasi bahwa Pegi juga berada di lokasi kejadian dan menjadi salah satu pelaku dari penyerangan tersebut.
Perbedaan kesaksian ini disorot tajam oleh Hotman Paris, yang menjadi kuasa hukum dari Vina.
Keberadaan Pegi Setiawan
Kesaksian Aep yang menyebutkan keberadaan Pegi Setiawan yang saat ini ditahan di lokasi juga dimentahkan banyak rekan Pegi yang bekerja sebagai kuli bangunan. Tidak sedikit rekan-rekan Pegi sesama kuli bangunan membantah kesaksian ini.
Pada saat kejadian, Pegi dinyatakan berada di Bandung dan dalam pengerjaan proyek. Beberapa teman yang berprofesi kuli berani menyatakan hal ini, dan siap jika harus dihadirkan ke persidangan.
Banyak isu dan rumor yang beredar mengenai hal ini. Namun sangat disayangkan jika beberapa poin kesaksian Aep di kasus Vina Cirebon kemudian adalah hal yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, karena dirinya adalah saksi kunci. Semoga artikel ini dapat memberikan sedikit insight berguna, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Pegi Setiawan Disebut Korban Salah Tangkap Kasus Vina Cirebon, Begini Pembelaan Eks Kapolda Jabar
-
Pegi Setiawan Ternyata Masih Satu Kampung dengan Saka Tatal
-
Nama Jakmania Garis Keras dan Bobotoh Terseret di Kasus Vina Cirebon, Kok Bisa?
-
Klaim Korban Salah Tangkap, Saka Tatal Ngaku di Bengkel Saat Vina Dibunuh Geng Motor
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?