Suara.com - Psikolog Lita Gading turut mengomentari kasus dugaan penggelapan uang sebesar Rp6,9 miliar yang dilakukan suami Bunga Citra Lestari alias BCL, Tiko Aryawardhana.
Komentar tersebut dilontarkan Lita Gading melalui sebuah video yang kemudian diunggah di akun media sosial Instagram-nya @/lita.gading pada Rabu (5/6/2024).
"Tiko suami BCL waduh keciduk guys. Nah karena penggelapan katanya. Pengggelapan uang sekitar Rp6,9 miliar, dilaporkan oleh mantan istrinya ini guys," kata Lita Gading.
Lita Gading tampak menyinggung pro dan kontra netizen soal pernikahan pasutri tersebut. Serta terkait banyaknya netizen yang menghujat ayah tiri Noah Sinclair tersebut.
"Semua netizen bilang, 'Nah tuh kan benar. Apa kataku bilang jangan menikah sama dia, karena dia bla bla bla bla'. Banyak sekali pro kontra di sana," ujar Lita Gading.
"Kebanyakan pada menghujat si Tiko, karena bagaimanapun juga mereka semua kan sayang sama BCL ya saat itu sebelum menikah, tapi ya sekarang kan sudah terlanjur," imbuhnya.
Psikolog ini lantas menyebut jika masalah Tiko Aryawardhana yang dipolisikan oleh mantan istrinya ini merupakan salah satu cobaan pernikahan yang menimpa BCL.
"Ini lah yang dinamakan cobaan, cobaan pernikahan ini ada-ada saja, baik dari laki-laki maupun perempuan," terang Lita Gading.
Ia pun mendoakan agar permasalah ini segera menemukan titik terang dan tak mempengaruhi hubungan pernikahan Tiko Aryawardhana dan istri mendiang Ashraf Sinclair tersebut.
"Kita doakan semoga cepat selesai. Jangan menghujat ya guys. Mudah-mudahan ini bisa diselesaikan dan tidak mempengaruhi hubungan," tandasnya.
Sebagai informasi, Tiko Aryawardhana dipolisikan oleh oleh mantan istrinya yang bernama Arina Winarto atas dugaan penggelapan uang sebesar Rp6,9 miliar.
Dugaan penggelapan uang ini terjadi dalam kurun waktu 2015 hingga 2021, tepatnya usai ayah tiri Noah Sinclair itu mendirikan perusahaan bersama Arina Winarto.
Bisnis itu awalnya berjalan lancar. Namun, pada 2019 Tiko Aryawardhana melaporkan kepada Arina Winarto bahwa bisnis yang dijalankannya bersama-sama tersebut terancam tutup.
Arina Winarto yang menjabat sebagai komisaris merasa curiga dengan laporan Tiko Aryawardhana. Ia kemudian melakukan audit dan menemukan indikasi adanya penggelapan dana.
Bankers itu pun telah melaporkan kasus dugaan penggelapan uang tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan sejak 2022, tapi baru kasusnya baru naik ke tahap penyidikan pada Februari 2024.
Berita Terkait
-
Tiko Aryawardhana Diduga Tilap Rp6,9 Miliar, Ini Ancaman Hukuman Penggelapan Uang yang Mengintai Suami BCL!
-
Arina Winarto Anak Siapa? Bergelimang Harta Bangun Perusahaan Bareng Tiko Aryawardhana Berujung Dikhianati
-
BCL vs Arina Winarto: Adu Harta Istri vs Mantan Istri Tiko Aryawardhana, Siapa Lebih Tajir?
-
Kenapa Tiko Aryawardhana Baru Dilaporkan Sekarang? Ini Kronologi Bangkrutnya Usaha Mantan Istri
-
Tiko Aryawardhana Diduga Gelapkan Rp6,9 M dari Mantan Istri, Masih Tak Seberapa Dibanding Harta BCL
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run
-
Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian
-
Pantai Viral di Tengah Kota Palembang, One Ilir Beach Ramai Didatangi Warga saat Kemarau
-
Cara Top up Pulsa di BRImo Agar Dapat Cashback Spesial 17 Agustus
-
Diskon Khusus 17 Agustus di Kopi Kenangan, Nasabah BRI Merapat!