Suara.com - Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari menjadi perhatian publik usai puluhan aset mewahnya resmu disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rita Widyasari yang saat ini tersandung kasus korupsi ternyata merupakan anak dari mantan Bupati Kukar Syaukani Hasan Rais, yang juga seorang koruptor. Mari simak silsilah keluarga Rita Widyasari berikut ini.
Rita Widyasari adalah terpidana tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Saat ini, KPK tengah mengusut dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukannya. Puluhan aset mewahnya pun juga sudah disita.
Silsilah Keluarga Rita Widyasari
Rita Widyasari atau biasa disapa dengan Rita ini lahir di Tenggarong, 7 November 1973. Ia tumbuh dan besar dari keluarga pejabat. Sosoknya pun juga terjun di dunia politik.
Rita merupakan politikus Partai Golkar mantan Bupati Kutai Kartanegara yang menjabat sebanyak dua periode. Rita pertama kali menjabat sebagai bupati Kukat untuk periode 2010 sampai 2015. Lalu, ia kembali menang di Pilkada 2016 dan terpilih sebagai Bupati Kutai Kertanegara.
Rita mengawali kariernya menjadi Ketua STIE Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Setelah itu politikus partai Golkar ini juha terpilih sebagai Ketua DPRD Kutai Kartanegara. Ia telah menikah dengan Endri Elfran Syafril dan dikaruniai tiga orang anak.
Kariernya dapat dikatakan begitu cepat dan menanjak hanya dalam hitungan tahun. Tak hanya menjadi Ketua DPRD Kukar, ia juga menjabat Komisaris Utama PT. Ketopong Damai Persada.
Selain kariernya yang cemerlang, ia juga berpengalaman dalam beberapa organisasi. Tercatat, ia pernah menjadi ketua umum DPD KNPI Kab. Kukar, Ketua KORDA INKADO KALTIM, Ketua Koni Kab. Kukar dan masih banyak lagi..
Sosoknya semakin dikenal oleh masyarakat Kutai Kartanegara usai aktif dalam organisasi serta karier di dunia pemerintahan. Selain itu, namanya banyak dikenal lantaran sang ayah yang merupakan mantan Bupati Kukar.
Dikutip dari berbagai sumber, Rita Widyasari merupakan anak kedua dari mantan Bupati Kutai Kartanegara, Syaukani Hasan Rais. Syaukani Hasan Rais mendapatkan gelar profesor Ilmu Ekonomi Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) pada 2006. Diketahui, Syaukani Hasan Rais terjerat kasus korupsi pembebasan lahan Bandara Loa Kulu yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 18 Desember 2006 lalu.
Syaukani kemudian divonis penjara dua tahun enam bulan lantaran terbukti melakukan korupsi selama 2001 sampai 2005 hingga merugikan negara sebesar Rp 113 miliar. Pada tingkat kasasi, hukuman Syaukani kemudian diperberat menjadi enam tahun penjara. Selain itu, ayah Rita ini juga wajib membayar denda Rp 250 juta subsider enam bulan penjara.
Rita Widyasari Terjerat Kasus Korupsi
Saat ini, Rita Widyasari tengah terjerat kasus dugaan suap dan gratifikasi dan sudah jadi tahanan KPK sejak 10 Oktober 2017. Rita divonis selama 10 tahun penjara karena terbukti menerima gratifikasi senilai Rp 110 miliar dalam proyek pada dinas di Pemkab Kukar.
Rita kemudian dihukum membayar denda sebesar Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan. Kini, KPK sudah menyelesaikan perkara gratifikasi yang melibatkan Rita Widyasari, dan tengah menyidik perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) sebagai bagian dari prosedur pengembangan perkara gratifikasi itu untuk mengoptimalkan pengembalian aset (asset recovery) milik negara.
Dalam perkembangan terbarunya, KPK belum lama ini menyita puluhan aset mewah milik Rita Widyasari. Deretan barang-barang mewah ini, antara lain 91 mobil mewah sekelas Lamborghini sampai Hummer, 30 jam tangan mewah merk Rolex, Richard Mille hingga Hublot, serta 5 bidang tanah seluas ribuan meter persegi yang berada di Kalimantan Timur.
Beberapa mobil, motor, jam tangan, serta barang bukti lainnya sebagian besar dititipkan di Rupbasan KPK di Cawang. Aset milik Rita lainnya juga dititipkan di sejumlah tempat lain di Kalimantan Timur dan beberapa pihak untuk perawatannya.
Demikianlah silsilah keluarga Rita Widyasari yang merupakan anak mantan Bupati Kukar Syaukani Hasan Rais, yang juga koruptor. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis