Suara.com - Mantan Bupati Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rita Widyasari mencuri perhatian publik usai KPK menyita aset-aset miliknya.
Mulai dari 104 kendaraan, enam aset tanah dan bangunan, uang tunai Rp 6,7 miliar dan mata uang asing sekitar Rp 2 miliar.
Rita adalah tersangka korupsi atas kasus gratifikasi dan suap senilai Rp10 miliar. Kasus itu terhendus dari izin perkebunan kelapa sawit di Kutai Kartanegara. Akhirnya Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memvonis Rita selama 10 tahun penjara pada 2018.
Menurut data LHKPN, kekayaan Rita lebih dari Rp 236 miliar. Sayangnya data itu belum diperbaharui oleh Rita sejak 2015 silam.
Harta tidak bergerak berupa aset tanah berjumlah 54 serta bangunan di Kutai Kertanegara dengan nilai total Rp12 miliar.
Harta kendaraannya berupa BMW keluaran 2009 seharga Rp600 juta, VW Caravelle keluaran 2012 seharga Rp800 juta. Namun Rita masih punya delapan kendaraan lainnya, sehingga totalnya ada Rp2,8 miliar.
Rita mempunyai kebun kelapa sawit seharga Rp9,5 miliar dengan luas 200 hektare. Sementara tambang batu bara senilai Rp200 miliar luasnya 2.649 hektare.
Adapun harta bergerak milik Rita yakni logam mulia dan benda sejenisnya dengan total Rp5,6 miliar. Sedangkan giro dan setara kas lainnya Rp6,7 miliar dan $138.412.
Dengan begitu, total kekayaan Rita yang dilaporkan sejumlah Rp237 miliar.
Baca Juga: Daftar 91 Mobil dan Motor di Garasi Rumah Rita Widyasari, Eks Bupati Kutai Kartanegara Terjerat TPPU
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Harga Bitcoin Sulit Bangkit dan Terkapar di Level USD 70.000, Efek Epstein Files?
-
Emiten BUMI Bangkit Kembali Setelah ARB, Siapa yang Borong Sahamnya?
-
Purbaya Sebut Proyek 'Olah Sampah' Prabowo Rp 58 Triliun Sebagian Dibiayai APBN
-
IHSG Akhirnya Menguat 1,57% di Sesi I, Saham-saham Ini Bisa Dipantau
-
Profil PT Joyo Agung Permata, Entitas di Balik Delisting HITS Milik Tommy Soeharto
-
Optimalkan Air Bersih untuk investasi dan Perawatan Aset Jangka Panjang
-
Hashim Sebut 4 Perusahaan Protes ke Prabowo Soal Izinnya Dicabut
-
Tommy Soeharto Lepas Semua Saham HITS, Intip Kondisi Keuangannya
-
Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini