Suara.com - Food blogger asal Gaza, Palestina Hamada Shaqoura baru-baru ini viral dan menjadi perhatian usai membagikan konten membuat makanan untuk anak-anak di kamp pengungsian di kawasan Al Mawasi, di pesisir selatan Jalur Gaza.
Menariknya saat itu, pria yang populer dengan nama Hamada Sho tersebut memasak produk Indomie dari Indonesia. Dalam video yang dibagikan, dibantu dengan beberapa anak, ia terlihat membuka beberapa karton mi instan.
"Simple but delicious, Indomie noodles," tulisnya seperti yang Suara.com kutip pada Sabtu (15/6/2024).
Hamada Sho kemudian memasukkan puluhan mi instan itu tersebut ke dalam sebuah panci super besar yang ia masak di atas api kayu bakar dadakan. Beberapa anak terlihat antusias menunggunya memasak hidangan tersebut.
Bahkan mereka membantu memasukkan bumbu, hingga mengaduk mi instan yang sedang direbus. Hidangan tersebut kemudian ditambahkan dengan jagung kaleng besar untuk menambah kenikmaran.
Begitu hidangan tersebut matang, anak-anak yang sudah terkumpul di sekitar panci besar langsung bersorak sorai. Mereka terlihat begitu senang hingga mengantre untuk mendapatkan Indomie yang telah dimasak Hamada Sho.
Terlihat anak-anak tersebut begitu menikmati mi instan yang dimasak tanpa tambahan protein itu dengan begitu bahagia. Hal tersebut langsung membuat haru publik yang melihatnya.
Hidangan sederhana benar-benar bisa membuat mereka merasa bahagia. Hamada Sho mengatakan jika saat ia mengunjungi kamp pengungsi di Al Mawasi, beberapa anak meminta untuk memasak bersamanya.
"Tentu saja (saya) menjawab ya! Dan mereka sangat bersemangat untuk mencicipi hasil akhirnya meskipun hidangannya sederhana. Indomie, Seleraku!," tulisnya sambil menambahkan emoji bendera Merah Putih Indonesia.
Baca Juga: Menparekraf: Pebisnis Minuman Punya Tugas, Berkaca dari Kasus Viral Turis Rampas Truk di Bali
Tentu saja postingan Hamada Sho langsung mendapatkan perhatian, juga komentar netizen yang ikut merasa terharu dengan momen ini.
"Indomie itu dari Indonesia, negara kami. Padahal mie instan tidak sehat sekali, tapi semoga membantu Anda untuk kenyang, saudara-saudaraku," kata @ertxxxx.
"Teriakan bahagia dan jeritan nyaring mereka adalah musik di telinga," ungkap @abbxxxx.
"Entah bergizi atau tidak, yang penting kalian kenyang dan tersenyum," tulis @guppxxxx.
"Pemilik Indomie harus bisa berbuat sesuatu untuk membantu warga Palestina. Saya tidak tahu betapa populernya Indomie di Palestina hingga beberapa bulan lalu," tambah @helloxxxx.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
5 Rekomendasi Moisturizer dari Brand Lokal untuk Mencerahkan Kulit
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura