Suara.com - Raffi Ahmad akhirnya menanggapi sindirian netizen yang kerap mencibirnya tetap rajin ngonten saat menunaikan ibadah haji. Hal tersebut belakangan memang ramai menjadi perbincangan usai suami Nagita Slavina tersebut bersama rombongan selalu terlihat sibuk mengabadikan momen mereka di Tanah Suci.
Menurut Raffi Ahmad, apa yang terlihat di media sosial tidak sama dengan kenyataannya. Sebab kata dia, menunaikan ibadah haji sendiri memiliki waktu khusus. Di luar itulah, mereka memposting konten yang selama ini ramai mendapatkan perhatian.
"Jadi kalau ada orang yang komen itu kenapa sih dari hari pertama, hari kedua, hari ketiga, kalau lagi haji kok masih bisa posting bisa apa," ucap pria 37 tahun tersebut yang Suara.com kutip di akun TikTok @trgnxn.id, Selasa (18/7/2024).
"Jadi saat haji itu ada jam-jamnya. Jadi saat awal kita dateng ke sini ya kan kita langsung tawaf kan habis tawaf, Sa'i, habis itu kan istirahat. Freetime," kata Raffi Ahmad menjelaskan.
Pada saat waktu bebas dan istirahat inilah biasanya kata dia, jemaah haji bisa berkeliling untuk berfoto ataupun video mengabadikan momen saat mereka berada di Tanah Suci.
Bahkan, Raffi Ahmad juga menyempatkan waktu untuk bersilatirahmi, bertemu dengan teman maupun kerabat yang juga sedang menunaikan ibadah haji.
Tapi, saat tengah menjalani rukun dan wajib haji, tentu saja Raffi Ahmad dan rombongan akan fokus dengan ibafah mereka masing-masing. Sesekali ia merekam suasana saat sedang santai.
"Jadi freetime ini kita tetep salat 5 waktu. Jadi ada jam-ham di mana di mana kita juga santai. Santai itu kita bisa silaturahmi, ketemu sama temen," tambah presenter kawakan itu.
"Kalau kita lagi ibadah, lagi kayak kemarin gitu saat di Mina, saat di wukuf di Arafah ya bener-bener kita memang fokus," tambah Raffi Ahmad lagi.
Baca Juga: Panen Cuan Tukang Cukur di Jamarat: Satu Kepala yang Dibotaki Dibayar Rp129 Ribu
Apalagi, kata ayah dua anak itu, dirinya dan rombongan memang mengambil paket Haji Furoda selama hampir 20 hari, sehingga mereka bisa beribadah dengan santai dan tidak terburu-buru.
"Aku juga baru tau, saat aku ngejalanin, wah ternyata kalau memang kita ambil kaya aku kan memang ambil hampir 20 hari kan. Jadi ada waktu kosongnya. Kecuali ada yang memang ngambilnya 9 hari, kalo 9 hari mungkin "pak pak pak", selesia pulang (terburu-buru)," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari
-
3 Rekomendasi Shade Bedak Tabur Viva untuk Kulit Sawo Matang, Hasil Natural dan Menyatu
-
Hidup Berpindah Mengikuti Hutan: Perjuangan Punan Batu Benau-Sajau Mempertahankan Ruang Hidup
-
Rampok Toko Emas Pakai Senpi Dinas, Briptu MZ Dipecat dari Polda Aceh
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto