Suara.com - Euis Ida Wartiah, Ketua DPRD Garut, mendadak jadi sorotan warganet di media sosial. Hal ini berawal dari sebuah video viral yang menunjukkan Euis mengucapkan kalimat tak pantas terhadap para guru honorer.
Dalam video yang beredar di platform X akun @dhemit_is_back, tampak sejumlah guru honorer tengah melakukan demonstrasi ke kantor DPRD Garut. Para guru honorer itu terlihat tengah protes memperjuangkan haknya yang tidak mendapat kejelasan dari pemerintah.
Di tengah demonstrasi tersebut, Ketua DPRD Garut itu pun tiba ke kantor. Namun, bukannya mendengarkan aspirasi para guru honorer tersebut, Euis malah mengucapkan kata-kata yang terkesan mengejek para guru honorer.
"Mangga nangisna sing sae (silakan menangisnya yang bagus)," kata Euis kepada guru honorer yang sedang duduk menangis di lantai.
Video itu langsung menuai sorotan warganet. Pasalnya, jawaban Euis ini dinilai tidak mencerminkan sikap sebagai seorang kepala pemerintah daerah.
Warganet yang marah langsung menyorot sosok perempuan berusia 67 tahun tersebut, termasuk harta kekayaannya yang sangat berbanding terbalik dengan gaji para guru honorer.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Euis Ida Wartiah pada 25 Januari 2024 lalu, pejabat fraksi Partai Golkar ini diketahui memiliki total kekayaan senilai Rp2,1 miliar.
Euis diketahui memiliki dua tanah di daerah Garut dengan total senilai Rp1,7 miliar, kendaraan mobil Wuling Listrik tahun 2023 senilai Rp250 juta, dan kekayaan lainnya berupa harta bergerak senilai Rp307,6 juta.
Ia juga memiliki harta kekayaan kas dan setara kas senilai Rp31 juta. Sedangkan untuk utang yang dimilikinya yakni Rp90 juta. Dengan demikian, total harta kekayaan yang dimiliki Euis adalah Rp2,1 miliar.
Baca Juga: Ibu Ini Nekat Lempar Secarik Kertas ke Gibran, Isinya Bikin Terenyuh
Harta kekayaannya ini juga terus meningkat setiap tahunnya. Pasalnya, saat 2009, total kekayaan yang dimilikinya hanya sekitar Rp913 juta. Setelah itu, pada 2019, kekayaannya sudah mencapai meningkat mencapai Rp1,6 miliar.
Pada 2021, harta kekayaannya mencapai Rp1,9 miliar, dan meningkat menjadi Rp2 miliar pada 2022. Hingga pada laporan terakhirnya, Euis dilaporkan memiliki kekayaan dengan total Rp2,1 miliar.
Sosok Euis Ida Wartiah sendiri diketahui menjabat sebagai Ketua DPRD periode 2019 - 2024. Ia lahir di Garut 14 Maret 1957, dan mengutip dari laman DPRD Garut, ia memiliki latar belakang pendidikan S2 dengan gelar Dra (Doktoranda) dan Magister Sains (M.Si).
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret
-
Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun
-
BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming
-
Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang
-
Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK
-
Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia
-
4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?
-
Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
-
Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara
-
Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?