Suara.com - Ayat seribu dinar dipercaya oleh umat Islam sebagai ayat pembuka pintu rezeki. Keutamaan mendapatkan rezeki setelah mengamalkan ayat tersebut dapat diraih apabila kamu rutin mengamalkannya dan secara khusyuk hanya ditujukan kepada Allah Swt. Ketahui cara mengamalkan ayat seribu dinar agat rezeki datang dari berbagai arah yang tak terduga.
Sejarah ayat seribu dinar berawal dari seorang pedagang yang bercerita didatangi Nabi Khidir as dalam mimpinya. Pedagang tersebut diminta untuk mengeluarkan sedekah sebesar seribu dinar emas untuk fakir miskin. Setelah melaksanakan perintah dari Nabi Khidir as, pedagang itu kembali didatangi oleh Nabi Khidir dalam mimpinya. Di dalam mimpi kedua tersebut, Nabi Khidir memina pedagang tersebut membaca ayat Al Quran dan ia akan mendapatkan keselamatan dunia, yakni terhindar dari segala macam mara bahaya.
Setelah pedagang itu melaksanakan kedua petunjuk tersebut secara rutin, ia merasakan manfaat berupa keselamatan ketika kapal yang ditumpanginya hancur. Ia menjadi satu-satunya orang yang selamat bersama harta kekayaan yang dibawanya. Pedagang itu terdampar di suatu pulau dan mendirikan kerajaan di sana.
Cara mengamalkan ayat seribu dinar
Ada dua cara mengamalkan ayat seribu dinar, yaitu membacanya secara berulang-ulang dan mempraktekkannya. Rasulullah saw bersabda:
لْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya, sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. (QS. Ath-Thalaq: 2-3)
Makna dari sabda Rasul tersebut di atas adalah siapapun yang hanya membaca ayat seribu dinar, entah itu sebanyak seratus atau seribu kali, ia tidak akan mendapatkan jaminan manfaat atas ayat tersebut. Akan tetapi, jika ia membaca dan juga melaksanakannya yakni melakukan amal, bersedekah kepada fakir miskin, Allah akan mengganti harta yang diamalkan tersebut lebih banyak dan dari arah yang tidak terduga.
Waktu membaca ayat seribu dinar
Dianjutkan untuk membaca ayat seribu dinar setelah melaksanakan shalat tahajud atau di sepertiga malam. Waktu sepertiga malam juga menjadi waktu mustajab untuk melaksanakan sholat sunnah tahajud ketimbang pada saat tengah malam.
Di waktu sepertiga malam kita mudah khusyuk atau berkonsentrasi, sehingga kita bisa dengan lebih mudah menenangkan pikiran dan bicara kepada Allah Swt. Memanjatkan doa akan jadi lebih lancar karena pikiran masih tenang, baru saja bangun tidur, dan belum melakukan banyak aktifitas.
Baca Juga: Doa Nabi Yunus untuk Hadapi Cobaan Hidup: Keutamaan dan Cara Mengamalkan
Teks Arab, Latin, dan arti ayat seribu dinar
Mencari surat seribu dinar di Al Quran akan sulit jika kamu mencarinya dengan nama ayat seribu dinar. Ayat seribu dinar tak lain adalah Surat Ath Thalaq ayat 2 dan tiga. Berikut bunyi surat seribu dinar dalam teks arab, latin, dan juga artinya.
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
(Wa mayyattaqillaaha yaj’al lahuu makhrojaa, wayarzuqhu min haitsu laa yahtasib. Wamayyatawakkal ‘alahhoohi fahuwa hasbuh. Innallooha baalighu amrih. Qod ja’alalloohu likulli syai’ing qodroo)
Artinya:
Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya, sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.
Manfaat mengamalkan ayat seribu dinar
Barang siapa mengamalkan ayat seribu dinar secara rutin dan tulus kepada Allah Swt, ia akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:
1. Pahala besar
2. Pengampunan dosa
3. Ketenangan hati
4. Rezeki berlimpah
5. Perlindungan dari kejahatan
6. Perlindungan dari gangguan jin
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Siapa Pengurus Daycare Little Aresha? Pendidikan Ketua Dewan Pembina Yayasan Disorot
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 26 April 2026, Hoki Besar Menanti!
-
Promo JSM Alfamart 26 April 2026, Banjir Diskon Susu Anak dan Kebutuhan Dapur
-
Jelajah Rasa Dunia di Jakarta: MoreFood Expo 2026 Hadirkan Tren Kuliner Global dalam Satu Panggung
-
Cushion Dewy Finish untuk Kulit Apa? Intip 5 Rekomendasi Terbaiknya
-
5 Shio Paling Hoki pada 26 April 2026, Energi Kuda Logam Datangkan Rezeki Besar
-
Di Balik Paket dan Perjuangan: Cerita Kurir Perempuan Menaklukkan Tantangan Lapangan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
7 Foundation Full Coverage Anti Crack, Makeup Tetap Mulus Meski Berkeringat
-
Powder Blush vs Liquid Blush: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?