Suara.com - Gelar Haji Raffi Ahmad kini jadi perbincangan karena dipakai dalam rencana politiknya. Lantas seperti apa asal-usul gelar haji di Indonesia?
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 semakin dekat. Sejumlah bakal calon mulai bermunculan, termasuk dari kalangan selebriti. Salah satu yang mencuri perhatian publik adalah sosok artis dan presenter Raffi Ahmad. Pada Mei 2024 lalu, nama suami Nagita Slavina ini masuk dalam bursa bakal calon Wakil Gubernur Jawa Tengah.
Namun, belum lama ini, foto Raffi terpampang dalam salah satu poster. Ia diduga akan mencalonkan diri sebagai Bupati Bandung Barat.
Poster tersebut bahkan diunggah oleh akun Instagram pribadi Raffi Ahmad @raffinagita1717. Dalam unggahan itu, Raffi didampingi adik iparnya, Jeje Govinda yang diduga sebagai bakal calon Wakil Bupati Bandung Barat.
"Sampurasun Jawa Barat, Gaskeun Bandung Barat," bunyi caption yang disertakan Raffi Ahmad, dilansir dari akun @raffinagita1717 pada Senin (24/6/2024).
Penggunaan gelar ‘Haji’ yang ada di depan nama Raffi Ahmad menjadi sorotan. Warganet menilai, penggunaan gelar tersebut hanya akal-akalan untuk mendapatkan simpati masyarakat jelang Pilkada Serentak 2024.
"Aa nggak usah dikasih haji, baru naik haji nggak ada istilah gelar Pak Haji & Bu Haji," tulis salah satu warganet.
"Pakai gelar haji buat masuk politik dong," sambung warganet lainnya.
Menilik hal tersebut, menarik kiranya menelusuri asal-usul pemakaian gelar haji di Indonesia. Lantas bagaimana sejarahnya? Berikut ulasannya.
Asal-usul gelar Haji di Indonesia
Menurut buku ‘Haji: Ibadah yang mengubah Sejarah Nusantara’ karya Kyota Hamzah, gelar haji di Indonesia merupakan tradisi yang pertama kali diterapkan pada 1916.
Mundur jauh ke belakang, tepatnya pada 1859, pemberian gelar haji di Indonesia diinisiasi oleh pemerintah kolonial Belanda.
Hal ini lantaran orang-orang yang mampu pergi haji dianggap lebih tinggi derajatnya, seperti ulama dan pejabat.
Menurut Belanda, ketika itu kalangan ulama dan pejabat adalah orang-orang yang memiliki pengaruh sehingga mudah didengar oleh masyarakat.
Inilah yang menjadi kekhawatiran Belanda. Mereka menganggap pengaruh yang dimiliki para haji dapat memicu pemberontakan terhadap pemerintah kolonial.
Berita Terkait
-
Nagita Slavina Didoakan Istikamah Berhijab: Auranya Makin Cerah
-
Sebutan Haji saat Lamaran Thariq Halilintar-Aaliyah Masaid Tuai Kecaman, Mamah Dedeh: Itu Kesombongan
-
Kronologi Raker Komisi VIII, Bukti Kemenag Langgar Aturan Soal Pembagian Kuota Haji
-
Geni Faruk Ngotot Thariq Halilintar Sudah Haji Sejak Usia 2 Bulan, Ekspresi Atta Disorot: Kayak Malu Dengernya
-
Ayah Atta Halilintar Protes Gelar Haji Anaknya Tak Disebut Saat Thariq Halilintar Lamaran, Memangnya Wajib?
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Cara Cerdas Kelola Keuangan Jangka Panjang di Tengah Fenomena Gap Literasi Finansial
-
3 Zodiak Paling Cocok Jadi Pasangan Scorpio untuk Komitmen Jangka Panjang
-
Flag Football, Olahraga Baru dari Amerika yang Mulai Dilirik Anak Muda Indonesia, Apa Menariknya?
-
5 Zodiak yang Dianggap Red Flag untuk Diajak Berteman dan Jalin Hubungan
-
4 Masker Wajah Indomaret untuk Atasi Jerawat dan Cerahkan Kulit Wajah
-
Urutan Skincare Pagi Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
-
Hukum Membekukan Sel Telur dalam Islam, Boleh atau Tidak? Begini Penjelasannya
-
Profil Mirwan Suwarso, Pria Indonesia yang Sukses Sulap Como 1907 Jadi Raksasa Baru Italia
-
5 Tanaman yang Tidak Boleh Ditanam di Depan Rumah Menurut Fengshui
-
Mineral Sunscreen untuk Kulit Apa? Cek 5 Pilihan dengan Perlindungan Maksimal