Suara.com - Kabar seorang pria memperkosa ratusan ekor ayam dan bebek hingga mati kembali viral di media sosial. Peristiwa aneh itu terjadi di Tasikmalaya beberapa tahun silam.
Akun media sosial Instagram @viralno.1 kembali mengunggah berita tersebut. Netizen pun terheran-heran dengan aksi "gila" pria itu.
"Jadi yg mati ayamnya apa orangnya nih?" kata @briann_adamm.
"Ya Allah ya Allah ya Allah ada apa dgn manusia² sekarang ya Allah astaghfirullah," komentar @pamellodya.
"Pov Ayam: tolong jangan ambil keprawan an saya," kata @sucitaaaaaaaaaaaaa25.
"ga dipatokin apa ya sama ayamnya," kata @intan.pusspita.
"Kok bisa masuk, kan kecil bgt tuhhh lobang ayam," kata @haedir_alma.
"Habis mati aayamnya di potong" Di jual," kata @har_mega.
"ayam nya gaperawan," kata @dheamarsyailaaa.
"Ga sekalian maen sama KAMBING," kata @andrey_panesix.
"The real empot ayam," kata @ladyme69.
Mengutip pemberitaan media online, kasus pria berinsial AS memperkosa ayam hingga kambing ini terungkap di PN Tasikmalaya. Ia diadili atas kasus pemerkosaan terhadap bocar di bawah umur hingga membuang anak tersebut ke laut dalam kondisi hidup-hidup.
Peristiwa itu terjadi pada Desember 2013 silam. Saat, AS masih berumur 17 tahun. Selain memperkosa bocah SD kala itu, AS mengaku telah memperkosa ratusan ekor ayam tetangganya hingga mati. Pengakuan AS ini disampaikan dalam persidangan yang digelar secara tertutup di PN Tasikmalaya pada 10 Desember 2013.
Di hadapan majelis hakim, AS mengakui sudah memperkosa 300 ayam hingga mati. Pengaruhnya yakni karena kerap melihat video porno.
Perbuatan AS diketahui juga ternyata sudah dilakukan selama beberapa tahun terakhir. AS juga mengaku sebelum melakukan rudapaksa, ayam terlebih dahulu dicekik agar tidak gaduh saat disetubuhi.
Ia kemudian dijatuhi vonis 8 tahun penjara dan denda Rp 60 juta subsider 1 bulan kurungan. Majelis hakim memutus AS bersalah melakukan pemerkosaan dan percobaan pembunuhan, serta terungkap telah memperkosa 300 ekor ayam, 150 ekor bebek dan itik, domba, dan kambing.
Berita Terkait
-
Viral Tanpa Menelanjangi Privasi: Berhenti Menjadikan Korban Perempuan sebagai Tontonan
-
Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
-
Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi
-
Sebelum Ikut Tren, Ketahui 5 Cara Mengolah Kimpul agar Aman Dikonsumsi
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
3 Oknum Polisi Disidang Etik Dugaan Penganiayaan Warga Rupat Utara Bengkalis
-
BNPB Siapkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Gempa NTT, Segini Nominalnya
-
Polri Minta Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak
-
Reuni 25 Tahun Fast & Furious, Vin Diesel Menangis Kenang Paul Walker
-
Sepatu Lari Puma NITRO Series Termurah Berapa? Cek 6 Pilihannya
-
Golkar Rombak Pimpinan AKD DPR, Agung Widyantoro Jadi Ketua Komisi X
-
Jun.K 2PM dan Wendy Red Velvet Ungkap Saling Suka di Lagu Duet, Your Lips
-
Atasi Kekeringan dan Gagal Panen, Pemprov Lampung Siapkan Skenario Hujan Buatan
-
Lee Soo Hyuk Mundur, Lee Jong Won Ambil Alih Peran Utama Men of the Harem?
-
Reyhan dan Rafie Suarakan Semangat Persatuan Lewat Lagu Kita Satu Indonesia