Suara.com - Dikenal sebagai salah satu metode kontrasepsi yang dilakukan oleh pria, faktanya vasektomi masih dipandang sebelah mata. Masih banyak stigma yang menganggap bahwa tindakan vasektomi dapat membuat seorang pria kehilangan kejantanannya.
Padahal, stigma tersebut sama sekali tidak benar. Dan hal ini sudah dibuktikan langsung oleh seorang pria bernama Siswanto, yang mengaku melakukan vasektomi gara-gara ingin menyelamatkan sang istri, Wiyanti.
Menurut Siswanto, setiap melahirkan anak, istrinya selalu alami masalah pendarahan. Rasa khawatir akan kondisi kesehatan istri kemudian membuat hati Siswanto tergerak untuk melakukan prosedur vasektomi.
“Pertimbangannya enggak banyak, karena pertama istri keturunannya kalau melahirkan pendarahan terus. Kemudian, kurang sehat gitu,” ungkap Siswanto kepada Suara.com, Selasa (2/7/2024).
Apa yang dilakukan suaminya itu pun membuat hati Wiyanti senang. Apalagi, keduanya juga telah memiliki dua anak, sehingga merasa cukup dan tidak ingin menambah lagi.
Bukan hanya itu, kondisi ekonomi kala itu juga menjadi faktor pendorong Siswanto melakukan vasektomi. Ia merasa takut jika ternyata harus tambah anak, dirinya tidak bisa menjamin kelangsungan hidup anaknya.
“Respons istri tentang keputusan vasektomi, istri setuju karena vasektomi alat untuk memutus kelahiran, karena saya dirasa cukup, maka istri membolehkan tindakan tersebut. Di zaman itu, faktor ekonomi pertimbangan juga kelangsungan hidup anak-anak ke depan. Saya punya anak dua, waktu itu yang pertama pas melahirkan sampai pingsan, kan bahaya,” jelasnya.
Siswanto juga membuktikan kalau prosedur vasektomi yang dilakukannya itu sama sekali tidak berdampak pada kejantanannya. Narasi yang banyak beredar di masyarakat bahwa pria akan lemas di ranjang setelah vasektomi sama sekali tidak benar.
Malah, Siswanto mengaku gairah seksualnya jadi meningkat setelah melakukan vasektomi.
Baca Juga: Manfaat Ganas Vasektomi Buat Pasutri, Bikin Makin Sering Berhubungan Seks!
“Vasektomi tidak ada hubungannya dengan kesehatan pria, karena yang saya lakukan sendiri, dan tidak ada hubungan dengan kemampuan pria. Malah justru yang saya alami jadi dua kali lipat, jadi enggak akan buat impoten. Tidak akan menurunkan gairah seks atau libido, itu tetap sama gitu. Cuma gairahnya malah menambah,” ungkap Siswanto.
Untuk itu, Siswanto berharap agar para pria tidak perlu ragu menjalankan vasektomi. Ia meyakinkan bahwa prosedur vasektomi sangat aman dan tidak memiliki efek samping. Justru, tindakan ini bisa jadi solusi untuk menurunkan risiko masalah kesehatan perempuan.
“Punya anak jangan banyak-banyak, cukup dua saja, kalau mau tindakan vasektomi jangan ragu, karena vasektomi itu kontrasepsi yang andal dan tidak ada efek samping apapun, karena itu bukan obat. Kalau pil, atau suntik, implan KB, itu ada efek sampingnya. Kalau vasektomi itu enggak ada efek sampingnya,” pungkas Siswanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana