Suara.com - Jusuf Hamka disorot usai Partai Golkar menyiapkan namanya untuk dipasangkan dengan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di Pilgub Jakarta 2024. Dukungan ini bakal diresmikan jika keduanya ada niatan maju dalam kontestasi politik tersebut.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan ada alasan mengapa kadernya, Jusuf Hamka ditunjuk menjadi pendamping Kaesang. Di sisi lain, profilnya turut menerima sorotan dan berikut informasi selengkapnya yang terangkum.
Profil Jusuf Hamka
Pemilik nama asli Jauw A Loen atau Alun Joseph itu menggantinya menjadi Mohammad Jusuf Hamka usai memutuskan mualaf. Ia diketahui lahir di Jakarta pada 5 Desember 1957 yang berarti saat ini berusia 66 tahun.
Jusuf Hamka dikenal sebagai pebisnis, motivator, dan politisi Partai Golkar. Ia adalah pemilik PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), perusahaan yang ikut berperan dalam pembuatan jalan Tol Cawang-Tanjung Priok.
Sebagai pengusaha sukses, Hamka kerap membagikan pengalamannya sebagai motivator. Sementara di bidang politik, dirinya saat ini tercatat sebagai kader Partai Golkar dan digadang maju dalam Pilgub DKI Jakarta.
Hamka pun pernah menjadi bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019. Lalu, ia juga kerap menjabat sebagai staf khusus di Kementerian Sosial (Kemensos).
Tak hanya dikenal sebagai pengusaha jalan tol, nama Jusuf Hamka juga tercatat sebagai komisaris di beberapa perusahaan. Ia pun aktif bermedia sosial melalui akun Instagram @jusufhamka yang punya 1 juta pengikut.
Pada akun yang sudah bercentang biru dan dikelola oleh admin itu, Hamka kerap membagikan kegiatan sehari-harinya. Selain itu, ada quote atau kutipan menarik yang ia sematkan dalam bio Instagram-nya tersebut.
Baca Juga: Jusuf Hamka Soal Utang Negara Rp 800 M: Ternyata Ada Yang 60 Tahun Belum Dibayar
"Banyak duit jangan sombong, ga banyak duit jangan bohong, ga punya duit jangan nyolong, punya utang jangan songong" tulis Hamka pada bio Instagram-nya, dikutip Sabtu (13/7/2024).
Kutipan tersebut diduga ditujukan untuk pemerintah. Beberapa waktu lalu, Jusuf Hamka juga sempat menjadi topik perbincangan hangat usai mengklaim utang pemerintah kepada dirinya telah mencapai Rp800 miliar.
Terkait rencana mengusung Jusuf Hamka sebagai pendamping Kaesang, Airlangga mengungkap alasannya. Adapun pihaknya menyiapkan Jusuf Hamka karena ia telah berpengalaman di bidang infrastruktur.
Sebab, menurut Airlangga, permasalahan utama yang ada di Jakarta yakni kemacetan dan sosok Jusuf Hamka dianggap bisa mengatasi hal ini. Sementara itu, Jusuf Hamka menanggapi kabar tersebut dengan istirja.
"Saya cuma bisa bilang innalillahi wainailaihi rojiun," ujar Jusuf Hamka saat ditanya wartawan, dikutip Sabtu (13/7/2024).
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Jusuf Hamka Ngadu Ke Mahfud Utangnya 25 Tahun Tak Dibayar Negara, Ternyata Ada Yang Lebih Lama
-
Diisukan Hanya Wacana, Jusuf Hamka Tegaskan Tak Pernah Minta Jabatan Terkait Duet dengan Kaesang
-
Diduetkan Bareng Kaesang di Jakarta, Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Bakal Atasi Persoalan Sampah Pakai Belatung
-
Ternyata Ini Alasan Partai Nasdem Dukung Duet Ariza-Marshel Widianto di Tangsel
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga