Suara.com - Pengusaha yang juga politisi Partai Golkar, Jusuf Hamka, mengaku sudah mempunyai solusi untuk mengatasi persoalan sampah di Jakarta. Hal ini akan diterapkan Jusuf Hamka apabila dirinya jadi maju di Pilkada Jakarta 2024 dan terpilih.
Bos jalan tol yang akrab disapa Babah Alun ini menuturkan solusi tersebut sudah disampaikan ke Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
"Terus dia (Airlangga) tanya bagaimana soal sampah? Oh soal sampah gampang pak, saya sudah mulai. Apa soal sampah kamu mulai?," ujar Jusuf usai bertemu Mahfud MD di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2024).
Kepada Airlangga, Jusuf menjelaskan dirinya sudah mulai mengolah sampah rumah tangga untuk pakan belatung atau maggot.
"Saya budi daya belatung, maggot namanya. Nah itu maggot sampah-sampah itu ibu-ibu rumah tangga tidak akan di buang lagi, mereka akan kelola, kelola jadi maggot," kata dia.
Nantinya dari hasil budi daya maggot uangnya bisa digunakan oleh ibu-ibu tersebut. Jusuf menyebut harga mogot per satu kilonya mencapai Rp 4.500 rupiah.
"Nah magotnya itu dibeli Rp 4.500 per kilo. Jadi ibu-ibu rumah tangga bisa dan kita sudah mulai di kolong jalan tol, kita kemarin kita bikin tempat-tempatnya, insyaAllah akhir bulan ini jadi," kata dia.
"Jadi kita budidaya belatung jadi ibu2 rumah tangga yang punya sampah, itu sampahnya akan dimakan oleh belatung2 itu. Nah itu saya ditanya soal sampah," kata dia.
Baca Juga: PSI Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Soal Duet Kaesang-Jusuf Hamka Di Pilkada DKI
Untuk diketahui, nama Jusuf Hamka mencuat setelah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku siap mendukung Ketum PSI Kaesang Pangarep maju sebagai Cagub di Pilgub Jakarta 2024. Jika Kaesang berniat maju, maka Golkar akan mendorong Jusuf Hamka untuk menjadi bakal cawagub Jakarta.
Golkar Dukung Kaesang
Sebelumnya Partai Golkar mengaku bakal mendukung Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep bila memang memiliki niatan untuk maju dalam Pilkada Jakarta 2024.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan bakal menyiapkan seorang kadernya, Jusuf Hamka untuk menjadi pendamping Kaesang.
Airlangga mengatakan, alasan pihaknya menyiapkan Jusuf Hamka lantaran yang bersangkutan telah berpengalaman di bidang infrastruktur. Permasalahan utama yang ada di Jakarta kata Airlangga, yakni kemacetan.
"Nah untuk mendukung tadi Mas Ketum, Mas Kaesang seandainya beliau memilih Jakarta, saya siapkan kader Partai Golkar yang sudah memalang melintang di infrastruktur yaitu Babah Alun (Jusuf Hamka),” kata Airlangga, di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (11/7/2024).
Namun hal itu, lanjut Airlangga, bukan keputusan final terhadap Pilkada Jakarta. Ia mengaku masih banyak waktu untuk melakukan pendalaman yang berbasis ilmiah.
"Jadi itu pembahasan-pembahasan, kita banyak punya waktu banyak, punya waktu tidak terburu-buru kita akan berbasis ilmiah kepada survei dan tentu kita juga harus bicara dengan KIM,” jelas Airlangga.
Berita Terkait
-
Jusuf Hamka Soal Utang Negara Rp 800 M: Ternyata Ada Yang 60 Tahun Belum Dibayar
-
Usung Jusuf Hamka Duet Dengan Kaesang Di Pilgub DKI, Airlangga Disebut Sedang Cari Muka Ke Jokowi
-
Didukung Jadi Bakal Cawagub Kaesang, Jusuf Hamka Sudah Punya Solusi Atasi Kemacetan di Jakarta
-
PSI Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Soal Duet Kaesang-Jusuf Hamka Di Pilkada DKI
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
-
Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo