Suara.com - Mantan presiden Amerika Serikat sekaligus capres, Donald Trump jadi korban penembakan saat berpidato di Pennsylvania. Dalam siaran live tersebut, nampak ia meninggalkan panggung dalam keadaan telinganya berdarah.
Peristiwa ini lantas menimbulkan banyak pertanyaan, dari tingkat keamanan orang penting, inteljen, politik hingga aturan senjata api di AS.
Aturan Kepemilikan Senjata Api di Amerika Serikat
Di Amerika Serikat (AS), kepemilikan senjata api oleh orang dewasa adalah hal yang umum dan legal. Konstitusi AS, melalui Amandemen Kedua, menjamin hak ini dengan menyatakan bahwa "Milisi yang diatur dengan baik, yang diperlukan untuk keamanan negara yang merdeka, hak rakyat untuk memiliki dan membawa senjata, tidak boleh dilanggar."
Aturan kepemilikan senjata api di AS telah ada sejak 1791. Membeli dan memiliki senjata api sudah lama diizinkan, tetapi peraturan ini bervariasi antara pemerintah federal dan negara bagian. Di beberapa negara bagian, peraturan lebih longgar dibandingkan dengan negara bagian lainnya. Misalnya, di Nevada, seseorang tidak perlu melaporkan kepemilikan senjata api.
Jenis senjata api tertentu yang boleh dimiliki juga diatur secara berbeda di setiap negara bagian.
Syarat Kepemilikan Senjata Api di AS
Menurut US Code 2011 Title 18, individu yang memenuhi syarat untuk memiliki senjata api di AS meliputi:
- Warga negara AS
- Bukan warga negara AS tetapi berkebangsaan AS
- Penduduk tetap yang sah di AS (pemegang "kartu hijau")
- Orang asing yang secara sah diterima di AS sebagai pengungsi
- Orang asing yang diterima secara sah di AS dengan visa non-imigran
Selain itu, membawa senjata api dalam penerbangan di AS diperkenankan dengan aturan tertentu. Senjata harus disimpan sebagai bagasi dalam kondisi kosong, dikunci dalam kotak berisi keras, dan penumpang harus melapor kepada maskapai saat pemeriksaan.
Pembatasan Kepemilikan Senjata Api
Meskipun kepemilikan senjata api diperbolehkan, AS tetap memberlakukan pembatasan. Berdasarkan Undang-Undang Pengendalian Senjata tahun 1968 (Gun Control Act of 1968), individu yang dilarang memiliki senjata api meliputi:
- Narapidana yang pernah dihukum lebih dari satu tahun penjara
- Pelaku kejahatan yang menjadi buron
- Pengguna zat terlarang sebagaimana diatur dalam Controlled Substances Act
- Orang dengan keterbelakangan mental atau yang telah berobat ke institusi kesehatan mental
- Orang asing yang masuk AS secara ilegal
- Orang yang diberhentikan dari angkatan bersenjata secara tidak terhormat
- Orang yang telah menanggalkan kewarganegaraan AS
- Orang yang dalam perintah pengadilan untuk menahan diri dari melecehkan, menguntit, atau mengancam pasangan atau anak
- Orang yang dihukum karena kekerasan dalam rumah tangga
Kontroversi Kepemilikan Senjata Api
Meskipun dilindungi konstitusi, tingkat pembunuhan dengan senjata api di AS adalah yang tertinggi di antara negara-negara maju. Pendukung pembatasan senjata api berargumen bahwa membatasi akses senjata akan menyelamatkan nyawa dan mengurangi kejahatan.
Sebaliknya, pendukung kepemilikan senjata api berpendapat bahwa memiliki senjata membuat negara lebih aman dan memungkinkan warga yang taat hukum membela diri dari penjahat bersenjata.
Kronologi Penembakan Trump
Pidato Trump di depan para pendukungnya di Kota Butler hanya berlangsung beberapa menit dan tiba-tiba terhenti ketika ia membahas masalah migrasi ilegal.
Terdengar suara tembakan, dan Trump langsung berhenti berbicara. Ia menutup telinga dan duduk di belakang podium, dikelilingi oleh petugas pengawalan, seperti terlihat dalam siaran.
Beberapa menit kemudian, para pengawal membawa Trump turun dari panggung, dan telinga kanannya terlihat berlumuran darah, menurut laporan tersebut.
Pemilihan presiden AS dijadwalkan pada November 2024. Kontestan utama yang diharapkan dalam surat suara adalah Joe Biden dan Trump.
Kedua calon ini telah memenangkan cukup suara perwakilan untuk menjadi calon presumtif dari Partai Demokrat dan Partai Republik.
Trump dan Biden dijadwalkan untuk debat lagi pada 10 September.
Berita Terkait
-
Setelah Penembakan Trump, Biden: Kita Harus Bersatu Sebagai Satu Bangsa
-
Elon Musk Deklarasi Dukungan ke Donald Trump Usai Insiden Penembakan
-
Joe Biden Dianggap Bertanggung Jawab, Pendukung Trump Marah Pasca Insiden Penembakan
-
Donald Trump Kepalkan Tangan usai Ditembak, Akui Rasakan Peluru Merobek Kulitnya
-
Detik-detik Mencekam Donald Trump Tertembak, Saksi Ungkap Kronologi: Kondisi Mengerikan dan Menakutkan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan
-
5 Rekomendasi Air Fryer Low Watt Terbaik, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Dari Hangout ke Syuting, Begini Cara Cassandra Lee Pilih Parfum Sesuai Mood
-
Doa Bangun Tidur Arab, Latin, dan Artinya
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Low Watt untuk Keluarga Baru
-
Mumpung Belum Terlambat: Bacaan Niat, Syarat, dan Batas Melakukan Qadha Ganti Hutang Puasa Ramadhan
-
Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa 2026, Sambung Imlek Sampai Satu Minggu
-
Cheongsam untuk Cowok Namanya Apa? Ini Ciri-ciri Desain dan Warnanya