Suara.com - Di hadapan Denny Sumargo, Rossa menceritakan perjuangannya ketika harus menghadapi perpisahan dengan Yoyo Padi pada tahun 2009 silam.
Termasuk cerita tentang Rossa yang tetap giat bekerja sekalipun baru bercerai dengan Yoyo, sekaligus menjadi ibu tunggal untuk Rizky Langit Ramadhan yang saat itu belum genap berusia 3 tahun.
Blak-blakan Rossa mengungkap alasannya tetap rajin bekerja setelah bercerai. “Karena di bahu gue banyak rumah, alias banyak karyawan, banyak keluarga,” kata Rossa, seperti dikutip dari akun Instagram @berita_gosip, Selasa (16/7/2024).
“Gue termasuk yang memang paling diandalkan, menjadi tulang punggung, karyawan gue banyak. Kalau gue berhenti, berapa banyak orang yang akhirnya kehidupannya pasti akan berubah?” sambungnya.
Karena itulah Rossa memutuskan untuk tetap bekerja keras, termasuk merilis banyak lagu hits selepas berpisah dari Yoyo. Namun Rossa juga memahami konsekuensinya, yakni melewatkan momen pertumbuhan dan perkembangan anak semata wayangnya.
Cerita Rossa ini membuat nasibnya jadi dibandingkan dengan Ayu Ting Ting yang juga merupakan tulang punggung keluarga. Bahkan belum lama ini perkara Ayu sebagai tulang punggung membuat keluarga besarnya menuai sorotan.
Sama-sama menjadi tulang punggung keluarga yang tak henti berkarya di dunia musik Tanah Air, seperti apa perbedaan tarif manggung Rossa dan Ayu Ting Ting?
Tarif Manggung Rossa
Dalam obrolannya dengan Ari Lasso, pelantun “Ayat-Ayat Cinta” itu pernah membocorkan tarif manggungnya. Tak main-main, Rossa bisa meraup hingga ratusan juta Rupiah dari sekali tampil menghibur para penggemarnya.
Baca Juga: Sudah Disekolahkan Mahal-mahal, Etika Bilqis Jawab Pertanyaan Ayu Ting Ting Ramai Dikritik
Hal ini bermula dari Ari yang memuji Rossa sebagai salah satu penyanyi termahal, “Dengan bayaran hingga 350 juta Rupiah dalam satu kali show.”
Rossa pun membantahnya, lantaran ternyata pendapatannya sebenarnya jauh lebih besar dari angka tersebut. “Sampai 500 (juta Rupiah) harusnya,” ucap Rossa.
Kesimpulannya, Rossa bisa mendapatkan hingga setengah miliar Rupiah dari sekali manggung. Tarif yang sangat fantastis, bukan?
Tarif Manggung Ayu Ting Ting
Sementara itu, Ayu Ting Ting juga pernah menyampaikan honor yang didapatkannya dari sekali manggung off air. Pelantun “Alamat Palsu” itu rupanya juga bisa mendapatkan hingga ratusan juta Rupiah!
“Sekitar 100 sampai 200 (juta Rupiah),” beber Ayu di hadapan Nikita Mirzani.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
5 Cara Memilih Hewan Kurban dan Daging Kurban yang Layak Dikonsumsi Saat Idul Adha
-
Apa Bedanya Lip Cream dan Lip Matte? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan yang Bagus
-
Berapa Kilogram Daging Kurban Ideal Per Orang? Ini Penjelasannya
-
5 Eyeshadow Brand Lokal yang Pigmented dan Aman Dipakai, Mulai Rp20 Ribuan
-
Hectic Adalah Kondisi Sibuk Luar Biasa, Pahamai Arti dan Tips Mengatasinya bagi Pekerja
-
Hukum Menjual Daging Kurban Menurut Syariat Islam bagi Pekurban dan Penerima
-
7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
-
Apa Beda White Musk dan Black Musk? Ini Aroma yang Lebih Lembut dan 4 Rekomendasi Parfumnya
-
Anti Gerah, 5 Pilihan Parfum Lokal Aroma 'Clean' yang Aman Dipakai di Cuaca Panas
-
Cegah Food Waste, Bagaimana Food Cycle Indonesia Ajak Anak Muda Selamatkan Surplus Pangan?