Suara.com - Masalah kesehatan kulit sering dianggap sepele, padahal bisa berdampak serius. Sayangnya sedikit yang paham bahwa masalah kulit pada setiap generasi berbeda-beda jenis dan penanganannya.
Mmenurut dr. Ricky Maharis, Sp.DVE, seorang dermatologis, kondisi ini dapat berdampak negatif pada semua generasi, mulai dari Gen Z hingga baby boomer. Lalu apa sih perbedaan masalah dan penanganannya?
Gen Z dan Masalah Jerawat
Gen Z, yang berada di rentang usia 17 hingga 25 tahun, sering mengalami jerawat akibat pubertas. Pubertas merupakan proses perubahan fisik yang terjadi ketika tubuh anak berubah menjadi tubuh dewasa yang siap untuk reproduksi. Proses ini dimulai dengan sinyal hormonal dari otak ke gonad, yaitu ovarium pada perempuan dan testis pada laki-laki.
"Selama pubertas, kelenjar minyak menghasilkan lebih banyak minyak, sehingga kulit menjadi berminyak. Setelah pubertas selesai, biasanya kelenjar minyak mulai mengecil dan menghilang," jelas dr. Ricky kepada Suara.com ditulis Jumat (19/7/2024).
Milenial dan Tanda Penuaan
Milenial, yang lahir antara tahun 1981 hingga 1996, kini mulai mengalami masalah flek kulit sebagai tanda penuaan, terutama di usia 30 hingga 40 tahun. Kondisi ini diperparah oleh kulit yang kering. "Di atas usia 30-an, biasanya muncul flek, kulit mulai kisut, dan kerutan halus," papar dr. Ricky pada peluncuran CeraVe di Watsons Indonesia.
Baby Boomers dan Masalah Kulit Kering
Bagi generasi baby boomers yang berusia di atas 50 tahun, masalah kulit kering dapat menyebabkan kulit gatal dan kemerahan, karena kulit menjadi lebih mudah terinfeksi bakteri dan kuman. "Kulit kering bisa membuat gatal dan iritasi. Flek pada kulit sering disebabkan oleh paparan sinar matahari," kata dr. Ricky.
Baca Juga: 8 Pekerjaan yang Cocok Buat Gen Z, Apa Saja?
Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, kita dapat menjaga kesehatan kulit di segala usia. Produk dengan kandungan ceramide bisa menjadi solusi efektif untuk mengatasi masalah kulit kering dan menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya.
Cara Mudah Menjaga Kesehatan Kulit
Menjaga kesehatan kulit adalah langkah penting untuk penampilan dan kesejahteraan Anda secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa cara mudah yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kulit tetap sehat:
1. Cuci Muka Secara Teratur
Pilih pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit Anda dan hindari yang mengandung bahan kimia keras. Jangan lupa cuci wajah di pagi hari dan sebelum tidur untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan makeup.
2. Gunakan Pelembap
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
5 Rekomendasi Sandal Empuk untuk Kesehatan Lansia, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
7 Vitamin Wajib untuk Lansia, Atasi Badan Lemas Tubuh Auto Bertenaga
-
5 Rekomendasi Parfum Mobil Terbaik yang Tidak Bikin Pusing dan Mual
-
5 Rekomendasi Sepatu Safety Krisbow Terbaik untuk Kerja, Aman dan Nyaman
-
Skincare Apa Saja yang Sebaiknya Dipakai di Usia 50-an? Simak Anjuran Dokter Kulit
-
5 Sepatu Velcro Lokal Tanpa Tali, Solusi Anti Repot Buat Orang Tua
-
5 Sabun Cuci Muka Pilihan Paling Aman untuk Lansia, Ampuh Rawat Kulit Menipis
-
5 Parfum Murah Pria Tahan Lama Mirip Bleu de Chanel, Mulai Rp200 Ribuan
-
Begini Cara Warga Kertabumi Ubah Plastik Bekas Jadi Penghasilan Jutaan
-
5 Lip Balm Rp50 Ribuan untuk Lembapkan Bibir Kering dan Keriput di Usia 50 Tahun