Suara.com - Para pelanggan Social House, persiapkan diri untuk merasakan sensasi baru yang menggugah selera! Restoran gaya hidup yang terletak di Grand Indonesia ini menghadirkan sebuah konsep baru berupa 'social comfort' pada setiap menu yang disajikan.
Melalui konsep social comfort, restoran dari Ismaya Group ini akan menghadirkan makanan yang mudah dicerna dan disukai semua orang, sehingga mempresentasikan aneka kuliner ala kaki lima dengan versi upgrade. Menu yang dihadirkan dari konsep social comfort ini adalah perpaduan sempurna antara makanan khas negeri Timur dan Barat yang ditambah dengan sentuhan inovatif, sehingga membuatnya lebih istimewa dan menghadirkan kenyamanan rasa karena menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi.
Chef Wayan Ari Wibowo menerangkan, konsep social comfort terinspirasi dari feedback para pelanggan. Banyak dari mereka merasa nyaman ketika sedang berkunjung ke social house. Kenyamanan itu hadir karena alunan musik yang menenangkan dan suasana hangat khas Social House, pun karena menu yang disuguhkan familiar seperti sedang berada di rumah.
"Semua menu tersebut terinspirasi dari feedback customer. Customer kami ke sini mayoritas adalah untuk bersosialisasi, banyak dari mereka merasa nyaman baik karena ambiencennya maupun makanannya," ucap Chef Wayan.
Adapun beberapa menu baru yang hadir dalam konsep "Social Comfort" ini antara lain: Char-Grilled Tomahawk, yakni steak USDA prime tomahawk yang disajikan dengan saus khas. Selanjutnya ada Tacos de Carne, daging wagyu panggang dengan jalapenos. Kemudian, Buntut series seperti Nasi Goreng Buntut, Sup Buntut, dan Oxtail Cabe Ijo serta Smoked Beef Bacon Carbonara.
Chef Wayan menyebut, Buntut Series dihidangkan karena menjadi menu yang paling banyak diminati oleh para pelanggan Social House. Kepada awak media, Chef Wayan pun membeberkan teknik memasak yang digunakan untuk membuat buntut yang lembut.
"Jadi kita menggunakan metode rendaman di bumbu marinasi. Kalau biasanya dikasih bumbu terus didiamkan saja, kalau ini direndam di bumbu marinasi bersamaan dengan sayur merpoa seperti kentang, bawang bombay, wortel dan bumbu-bumbu lainnya agar bumbunya ini lebih meresap," tutur Chef Wayan.
Setelah semua bumbu tercampur rata dengan daging, kemudian wadahnya ditutup dan dimasukkan ke dalam oven dan panggang dengan suhu 180-200 derajat. Cara ini mampu membuat daging lebih empuk dalam waktu lebih singkat dibandingkan merebusnya yang membutuhkan waktu hingga 7-8 jam. Teknik oven ini hanya membutuhkan waktu 3 jam untuk membuat buntut menjadi empuk.
Selain buntut series, Social House juga menyuguhkan menu lainnya yang tak kalah nikmat, yakni creamy mushroom chicken, Tagliatelle Ala Wagyu Ragu, Half Crispy Duck dan Smoke Beef Pastrami. Selain menu utama, Social House juga menyajikan beberapa dessert yang menarik seperti tiramisu cake, choco cake dan cheesecake.
Marketing Director ISMAYA Lifestyle, Jessa Prawidya Setiabudi mengatakan, sesuai dengan tagline “Social House as Your Social Place,” Social House terus berinovasi untuk memberikan pengalaman terbaik dan istimewa melalui kombinasi, kuliner, seni, dan komunitas.
"Menu baru ini dirancang untuk meningkatkan hidangan-hidangan favorit pelanggan kami dengan sentuhan khas Social House. Kami berharap setiap suapan dari hidangan ini dapat memberikan rasa nyaman dan kebahagiaan kepada para pengunjung,” ujar Jessa.
Selain menu makanan, Social House juga memperkenalkan konsep ‘Social Sips’, yang merupakan bagian dari strategi untuk menyoroti berbagai pilihan cocktail dan wine. Jessa juga menambahkan, kedepannya akan lebih banyak promosi dan penawaran menarik untuk minuman sehingga memberikan pengalaman bersantap yang lebih lengkap dan memuaskan bagi para pelanggan.
Sebagai your social place, Social House juga memiliki ‘Social Club’, sebuah konsep yang mengadakan pertemuan atau aktivitas sosial dengan tema bulanan, seperti klub buku, lokakarya seni, dan acara musik langsung. Ini merupakan bagian dari komitmen Social House untuk menjadi tempat berkumpul yang menginspirasi dan mendukung komunitas.
"Kami selalu berusaha berinovasi untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan kami, baik dari segi makanan, minuman, maupun suasana. Kami ingin menjadi destinasi yang menggabungkan kuliner, seni dan komunitas yang dapat memberikan kehangatan dan kenyamanan bagi para pelanggan. Dengan peluncuran menu baru ini, kami yakin Social House akan semakin memperkuat posisinya sebagai tempat sosial pilihan di Jakarta," kata Jessa.
Berita Terkait
-
Archipelago Sambut Ramadan dengan Penawaran Spesial "Blessings of Ramadan" di Seluruh Nusantara
-
Mercure Jakarta Sabang Hadirkan Iftar "Lantern in The Desert", Sajikan Perpaduan Cita Rasa Maroko
-
5 Tempat Dinner Romantis di Bandung, Bikin Momen Valentine Makin Berkesan
-
Atta Halilintar Masuk Bisnis Kuliner, Luncurkan Restoran Nusantara Modern Lamak Rasa
-
Ahmad Dhani Buka Restoran Baru Bintang Lima, Blak-blakan Soal Modal
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Terpopuler: Arya Iwantoro Anak Siapa hingga Bolehkah Tidak Tarawih Karena Kerja Shift Malam?
-
Apakah Jam 19.00 Masih Bisa Sholat Maghrib? Ini Batas Waktu yang Shahih
-
Apakah Boleh Potong Kuku saat Puasa Ramadan? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasannya
-
5 Rekomendasi Deodorant yang Tidak Bikin Baju Kuning, Mulai Rp12 Ribuan
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Taspen, Kuota 100 Ribu Pemudik
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet