Suara.com - Memasuki dunia perkuliahan memang bagaikan membuka lembaran baru dalam perjalanan hidup. Di antara banyak pilihan jurusan, beberapa di antaranya mungkin terkesan sepi peminat.
Memilih jurusan yang populer memang umum dilakukan, namun tahukah kamu bahwa ada beberapa jurusan dengan peminat sedikit yang justru menawarkan peluang karir menjanjikan dan gaji kompetitif?
Melansir batamnews.co.id, berikut beberapa jurusan kuliah dengan peminat sedikit di Indonesia yang bisa kamu pertimbangkan:
1. Astronomi
Jurusan Astronomi mempelajari benda-benda langit seperti planet, komet, dan nebula. Lulusan Astronomi bisa bekerja di lembaga-lembaga seperti LAPAN, BMKG, dan observatorium, bahkan NASA.
Data dari Institut Teknologi Bandung (ITB), daya tampung SNBP-Peminatan untuk jurusan ini adalah 9 dari total 152 kuota. Seperti dilaporkan oleh World Salaries pada 2024, gaji astronom di Jakarta bisa mencapai Rp 15 juta hingga Rp 45 juta per bulan.
2. Arkeologi
Daya tampung jurusan Arkeologi di Universitas Indonesia (UI) tahun 2024 adalah 24, dengan jumlah peminat di tahun 2023 sebanyak 239. Lulusan Arkeologi dapat berkarir sebagai arkeolog dengan gaji mulai dari Rp 7,6 juta hingga Rp 22 juta per bulan.
3. Fisioterapi
Fisioterapi merupakan jurusan kesehatan yang membantu pemulihan pasien. Meski kurang populer, jurusan ini sangat dicari di rumah sakit dan klinik. Daya tampung jurusan Fisioterapi di Universitas Indonesia tahun 2024 adalah 38 dengan 408 peminat di tahun 2023. Menurut Glassdoor, gaji fisioterapis diperkirakan sekitar Rp 5,8 juta per bulan.
4. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan
Jurusan ini mempelajari tentang hama dan penyakit yang mempengaruhi tumbuhan. Lulusan memiliki prospek kerja sebagai peneliti atau konsultan lingkungan dengan daya tampung di Universitas Gadjah Mada (UGM) sebanyak 23 pada tahun 2024 dan jumlah peminat sebesar 82 di tahun 2023.
5. Kearsipan
Jurusan Kearsipan fokus pada pengelolaan arsip dan dokumentasi. Meski jarang diminati, jurusan ini sangat penting dalam setiap organisasi. Daya tampung jurusan Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi di UGM tahun 2024 adalah 18, dengan 260 peminat di tahun 2023.
6. Teknik Desain Manufaktur
Berita Terkait
-
Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan
-
Kabinet Bayangan: Dana MBG di Pos Pendidikan Korbankan Nasib Guru dan Sekolah
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian
-
Biaya Pendidikan Terus Naik, Begini Cara Cerdas Mengelola Dana Daftar Ulang Kuliah
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?