Suara.com - Pebulu tangkis asal Tiongkok, Liu Yu Chen menuai perhatian dunia setelah melamar pujaan hatianya, Huang Yaqiong di Olimpiade Paris.
Liu Yu Chen meninggalkan momen spesial saat berhasil melawan atlet Korea Selatan di Porte de la Chapelle Arena, Jumat (2/8/2024).
Dia tak hanya berhasil membawa pulang medali emas cabang olahraga bulu tangkis di ajang Olimpiade Paris 2024. Tapi, memanfaatkan momen kemenangan tersebut untuk melamar sang kekasih, Huang Yaqiong.
Huang Yaqiong yang telah menjalin hubungan asmara sekian lama dengan Yu Chen akhirnya menerima lamaran tersebut.
Tak heran jika Huang Yaqiong cinta mati dengan Liu Yu Chen. Sebab, Yu Chen menjadi atlet muda Tiongkok yang mendunia bahkan disebut-sebut sebagai 'anak' Hendra Setiawan.
Profil Liu Yu Chen: Dapat titel 'anak' Hendra Setiawan
Li Yu Chen lahir di Ibu Kota Tiongkok, yakni Beijing pada 25 Juli 1995. Pebulu tangkis berusia 29 tahun ini punya spesialisasi di cabang ganda putra dan campuran.
Yu Chen telah menjuarai berbagai ajang bulu tangkis bergengsi, beberapa di antaranya yakni Asian Games 2018, Piala Thomas 2018, hingga Piala Sudirman 2018.
Kendati berbasis di Tiongkok, kepiawaian Liu Yu Chen dalam permainan tepok bulu dikenal oleh pencinta bulu tangkis di Indonesia. Sebab, ia kerap tampil di pertandingan yang diselenggarakan di Indonesia, yakni Sudirman Cup.
Baca Juga: Tembus 8 Besar Olimpiade, Saat Gregoria Mariska Tunjung Raih Mimpi Besarnya
Liu Yu Chen juga beberapa kali memulangkan atlet Indonesia. Meskipun begitu, para fans badminton Indonesia tak menyimpan dendam dan justru menjadi penggemar Liu Yuchen.
Beberapa momen yang fenomenal dari Yu Chen adalah ketika ia dan Ou Xuanyi berhasil mengalahkan duo pebulu tangkis kondang Indonesia yakni Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan. Alhasil, Hendra Setiawan akhirnya kagum dengan sosok Yu Chen.
Hendra Setiawan dan sang istri memperlakukan Yu Chen seperti anaknya sendiri, sehingga sang atlet Tiongkok tersebut sering disebut 'anak' Hendra Setiawan.
Liu Yu Chen dan Hendra kerap bertegur sapa dan memberi kabar. Keduanya bahkan sering mengirim pesan bak anak dan ayah.
“Dia biasanya langsung saja mengirim chat (pesan) dan nggak perlu memakai ‘hai’. Langsung ngomong apa gitu. Misalnya, dia mengirim gambar bersama keluarganya. Lalu juga foto saat dia makan,” cerita Hendra Setiawan.
Adapun keluarga kandung Liu Yu Chen ternyata juga berisi para atlet. Ayah dan ibu Yu Chen melatih di tim badminton lokal di Beijing. Sedangkan saudari perempuan Yu Chen berprofesi sebagai seorang atlet renang.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Weton Tulang Wangi Apa Saja? Ini Alasan Dilarang Keluar di Malam 1 Suro
-
4 Lipstik Merah Transferproof yang Tidak Nempel di Gelas saat Minum, Tetap Bold Sepanjang Hari
-
4 Shio dengan Hari Kurang Beruntung pada Juni 2026, Simak Prediksinya
-
Mudi dan Cara Baru Mengenalkan Konservasi: Tidak Selalu dari Hutan, Bisa dari Media Sosial
-
Apa Itu Solid Perfume? Ini Kelebihan dan Kekurangannya Dibandingkan Parfum Cair
-
5 Cushion Terlaris di TikTok, Penjualannya Tembus Jutaan Produk
-
7 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah
-
Harta Kekayaan Chatib Basri, Dirumorkan Gantikan Posisi Menkeu Purbaya
-
Daftar Venue Piala Dunia 2026: 16 Stadion Megah di Tiga Negara Tuan Rumah
-
Bagaimana Desa Jatimulyo Membuktikan Konservasi dan Kesejahteraan Bisa Berjalan Bersama