- Trauma Kolektif
Gen Z telah mengalami berbagai peristiwa traumatis, seperti pandemi Covid-19, peristiwa kekerasan, dan perubahan iklim. Trauma ini dapat meningkatkan risiko gangguan mental.
- Keterlibatan dalam peristiwa global Gen Z seringkali terlibat dalam perdebatan dan aksi sosial, yang dapat meningkatkan stres dan kecemasan. Namun, perdebatan ini juga dapat membantu dalam mengurangi stigma dan meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental.
4. Perubahan dalam Masyarakat dan Budaya
- Perubahan dalam Masyarakat dan Budaya
Gen Z tumbuh dalam masyarakat yang lebih kompleks dan berubah cepat. Perubahan ini dapat menyebabkan kebingungan dan ketidakpastian, yang pada gilirannya dapat memperburuk kesehatan mental.
- Perubahan dalam Parenting Style Perubahan dalam gaya parenting juga dapat mempengaruhi kesehatan mental Gen Z. Gaya parenting yang lebih terbuka dan mendukung dapat membantu dalam mengurangi stigma dan meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental.
Dalam keseluruhan, gangguan kesehatan mental di kalangan Gen Z disebabkan oleh kombinasi faktor-faktor yang kompleks, termasuk stres dan ketergantungan pada media sosial, tekanan akademik dan sosial, trauma dan keterlibatan dalam peristiwa global, serta perubahan dalam masyarakat dan budaya.
Berita Terkait
-
Guru Besar USNI Soroti Peran Strategis Generasi Z di Tengah Bonus Demografi Indonesia
-
Kebahagiaan Era Media Sosial: Antara Ekspresi Diri dan Kerentanan Emosional
-
Bank Mega Syariah: Tabungan Haji Kelompok Gen Z Tumbuh 39,1 Persen
-
28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?
-
Saat Produktivitas Menjadi Panggung Sosial, Apa yang Sebenarnya Kita Kejar?
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Lewat FCU, Yohanes Auri dan Deddy Corbuzier Kumpulkan 'Avengers' Dunia Industri Kreatif
-
7 Sepatu Trail Run Lokal Siap Geser HOKA Original: Harga Murah Kualitas Tak Mau Kalah
-
4 Penyebab Henti Jantung Mendadak, Si Silent Killer Penyebab Lula Lahfah Meninggal
-
Bukan Sekadar Prestise: Inilah Alasan Sesungguhnya Pelajar Indonesia Serbu Studi ke Luar Negeri
-
4 Tips Membersihkan Wajan Gosong dengan Bahan Sederhana di Rumah, Wajib Coba!
-
6 Physical Sunscreen Terbaik dengan Perlindungan UVA dan UVB, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
5 Rekomendasi Body Lotion untuk Kulit Bersisik
-
5 Night Cream untuk Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
-
Apakah Sunscreen dan Sunblock Boleh Dipakai Bersamaan?
-
5 Moisturizer Untuk Kulit Kering di Cuaca Panas dan Angin