Suara.com - Badan Pengembangan Industri Budaya dan Kreatif (CCIDA), badan khusus yang didirikan oleh Pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) untuk mendorong pengembangan industri kreatif, sedang bersiap untuk fashion extravaganza yang revolusioner peluncuran Hong Kong Fashion Design Week (HKFDW).
Victor Sang selaku Commissioner for Cultural and Creative Industries mengungkap jika ajang ini merupakan sebuah inisiatif flagship untuk memamerkan industri fashion dan pakaian Hong Kong yang berkembang pesat.
HKFDW menyusun program dengan menggabungkan berbagai acara desain fashion yang ditetapkan untuk diselanggarakan setiap tahunnya mulai 2024 dan seterusnya. Diadakan di Hong Kong pada waktu yang berbeda sepanjang tahun, acara ini diharapkan dapat menyuntikkan elemen inovatif dan membina kegiatan afiliasi yang menarik.
"Ketika kita mengatakan fashion, itu sebenarnya adalah untuk semua. Karena itu, event ini ada menghadirkan berbagai macam tema. Dan untuk November mendatang, akan ada couture, streetwear hingga pakaian yang berkelanjutan," ujar dia dalam konferensi pers yang digelar beberapa waktu lalu.
Dipimpin oleh CCIDA dan bekerja sama dengan para pemimpin dan trendsetter dari industri desain fashion dan pakaian Hong Kong, HKFDW bertujuan untuk mewujudkan ekosistem yang dinamis untuk kreativitas, pengembangan bisnis, dan pertukaran budaya.
Acara besar ini dibangun di atas rekam jejak CCIDA yang berhasil dalam mendanai berbagai acara fashion bergengsi, termasuk CENTRESTAGE, salah satu pameran dan acara promosi fashion terbesar di Asia, Fashion Summit (Hong Kong), pendorong utama fashion berkelanjutan di kawasan ini, dan Fashion Asia Hong Kong, sebuah program yang menyatukan desainer, pemimpin, dan profesional dari industri fashion global untuk menginspirasi kolaborasi, kreativitas, dan dialog.
"Dengan menyatukan desainer mapan dan baru, pembeli internasional, dan penggemar fashion, HKFDW menjanjikan program dinamis yang diisi dengan pertunjukan runway, diskusi industri, dan peluang networking," kata dia.
HKFDW berfungsi sebagai platform untuk ekspresi kreatif, memungkinkan desainer lokal untuk memamerkan perspektif unik mereka dan narasi budaya di panggung dunia. Sebuah Platform untuk Pertukaran Budaya Internasional East-meets-West (Timur-Bertemu-Barat) dan Pengakuan Global.
Ajang ini juga bercita-cita untuk menjadi platform dinamis yang mendorong kolaborasi, inovasi, dan peluang bisnis yang meluas jauh melampaui industri fashion. Dengan menghubungkan bakat lokal dengan pelaku internasional, HKFDW membuka jalan bagi Hong Kong untuk mengukuhkan posisinya tidak hanya sebagai pusat fashion global, tetapi juga sebagai pusat pertukaran budaya internasional East-meets-West.
Baca Juga: Siapa Jhonattan Limbu Penyerang Berpaspor Indonesia yang Main di Liga Hong Kong?
Dengan memanfaatkan posisi unik Hong Kong sebagai pusat pertukaran budaya internasional East-meets-West dan pemain kunci dalam Inisiatif Belt and Road, HKFDW akan secara strategis menargetkan pasar baru di Tiongkok, negara-negara B&R, Timur Tengah, Eropa, dan sekitarnya.
Ekspansi strategis ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan status HKFDW, tetapi juga mengukuhkan posisi Hong Kong sebagai pusat fashion internasional sejati. Pada akhirnya, HKFDW bertujuan untuk membangun kemitraan yang kuat dengan industri fashion di Tiongkok dan negara-negara B&R, serta mempromosikan acara tersebut dalam skala global.
"HKFDW berjanji akan menjadi ajang penting yang mengawali era baru bagi dunia fashion kota ini, yang mewujudkan komitmen Pemerintah Daerah Administratif Khusus HK untuk mengembangkan industri kreatif kota HK dan menjadikan Hong Kong sebagai pusat global untuk fashion, budaya, dan pariwisata," tutup dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat
-
Kamar Kos Gerah? Ini 7 Rekomendasi AC Portable Hemat Listrik, Dinginnya Bikin Betah!
-
Daftar Harga Mesin Cuci 1 Tabung Samsung Bukaan Atas untuk Ibu Rumah Tangga Modern
-
5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg
-
6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung
-
7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika
-
Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah
-
Awal 2026 yang Kelam, Ini Deretan Kepala Daerah dan Pejabat yang Terjaring OTT KPK
-
7 Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan, Rangka Kokoh Kuat Angkat Beban Ratusan Kg