Suara.com - Berapa harta kekayaan Wali Kota Medan, Bobby Nasution? Pertanyaan ini muncul ke publik seiring dengan terseretnya nama suami Kahiyang Ayu yang juga menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam kasus tambang yang menjerat mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba (AKG).
Lantas, seberapa kaya Bobby Nasution?
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tercatat di laman resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total kekayaan Bobby mencapai Rp 57.552.729.408 atau sekitar Rp 57,6 miliar. Harta ini termasuk tanah dan bangunan senilai Rp 40,3 miliar yang tersebar di beberapa kota seperti Medan, Jakarta Selatan, dan Surakarta.
Selain tanah dan bangunan, Bobby juga tercatat memiliki sejumlah kendaraan, termasuk beberapa mobil seperti Toyota Kijang Innova (2018), Mitsubishi Lancer (2008), dan Honda Accord (2020). Namun, yang menarik perhatian adalah sebuah motor tua Yamaha Mio tahun 2008 yang dimilikinya.
Koleksi kendaraan tua, seperti motor Mio 2008, menunjukkan bahwa meski memiliki kekayaan melimpah, Bobby tetap menghargai nilai dari kendaraan klasik yang memiliki sejarah dan karakter tersendiri.
Kadis ESDM di Sidang Eks Gubernur Malut Sebut Nama Bobby Nasution dan Blok Medan
Suryanto Andili, Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku Utara, menjadi pusat perhatian setelah memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan korupsi mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba.
Kesaksian yang disampaikan pada Rabu (31/7/2024) itu menghebohkan publik karena menyebut nama Bobby Nasution, menantu Presiden Joko Widodo, terkait pengaturan izin usaha pertambangan (IUP) di wilayah tersebut.
Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Ternate, Suryanto mengungkapkan bahwa Abdul Ghani Kasuba menggunakan istilah "Blok Medan" untuk memuluskan pengurusan izin usaha pertambangan di Maluku Utara. Istilah ini, menurut Suryanto, merujuk pada Bobby Nasution, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Medan.
"Istilah itu terkait dengan Bobby Nasution," ujar Suryanto.
Ketika ditanya lebih lanjut, Suryanto menyatakan bahwa "Blok Medan" merupakan kode yang digunakan Abdul Ghani Kasuba untuk pengurusan izin tambang yang diduga terkait dengan usaha milik istri Bobby Nasution, Kahiyang Ayu.
Kesaksian ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Mahfud Md, mantan Menkopolhukam, yang mendesak KPK untuk segera memanggil dan memeriksa Bobby Nasution serta Kahiyang Ayu terkait kasus ini.
Menurut Mahfud, pemanggilan tersebut penting untuk menjaga integritas proses hukum dan menghilangkan kesan tebang pilih.
Menanggapi namanya yang disebut dalam persidangan, Bobby Nasution akhirnya angkat bicara. Ia menyatakan bahwa tidak etis baginya untuk mengomentari istilah "Blok Medan" yang muncul dalam persidangan. "Itu kan hasil sidang, saya rasa dikomentari dalam konteks seperti ini tidak etis," ujarnya.
Berita Terkait
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
KPK: Kerugian Negara Rp2,7 T Kasus Tambang Nikel Konawe Utara Masih Penghitungan Kasar
-
KPK Ungkap Alasan Hentikan Penyidikan Kasus Tambang Nikel Konawe Utara
-
Skandal Rp2,7 Triliun Menguap! Misteri di Balik SP3 'Diam-diam' Kasus Tambang Konawe Utara
-
Padahal Sudah Bantu UMKM, Kahiyang Ayu Tetap Dikritik karena Perkara Sepele
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara